Resmikan Kawalinya Cafe and Resto, Wali Kota Ambon: Sektor Kuliner Penopang Ekonomi, Kebersihan Kunci Daya Tarik

0
28

“Kawalinya adalah ikan khas perairan Maluku, bernilai ekonomis tinggi dan kaya protein. Mengangkat nama ini berarti kita menghidupkan kembali kekayaan alam dan identitas daerah agar tidak dilupakan generasi mendatang,” tegasnya.


Ambon, suaradamai.com  – Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mendorong pertumbuhan dunia usaha dan investasi di Kota Ambon, khususnya sektor kuliner yang dinilai menjadi salah satu penopang penting perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Bodewin saat menghadiri peresmian Kawalinya Cafe and Resto, Selasa (18/8/2026).

“Ini tanda bahwa ekonomi Kota Ambon terus hidup dan berkembang. Sebagian besar usaha baru yang tumbuh bergerak di bidang kuliner. Itu pertanda sektor jasa dan perdagangan memegang peran strategis,” ujar Bodewin.

Menurutnya, sektor kuliner memiliki peran penting bagi perekonomian Kota Ambon mengingat daerah ini tidak memiliki sumber daya alam besar seperti sejumlah daerah lain di Maluku.

Bodewin juga memberikan apresiasi kepada Kawalinya Cafe and Resto yang mengangkat identitas lokal Maluku melalui nama dan konsep usaha yang ditawarkan.

“Kawalinya adalah ikan khas perairan Maluku, bernilai ekonomis tinggi dan kaya protein. Mengangkat nama ini berarti kita menghidupkan kembali kekayaan alam dan identitas daerah agar tidak dilupakan generasi mendatang,” tegasnya.

Pemerintah Kota Ambon, lanjut Bodewin, berkomitmen menciptakan iklim investasi yang ramah bagi para pelaku usaha. Kemudahan dalam proses perizinan dan administrasi menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong semakin banyak investasi masuk ke Kota Ambon.

“Kami buka karpet merah bagi investor yang ingin menanamkan modal di Ambon. Proses perizinan dan administrasi kami pastikan berjalan cepat, tanpa pungutan liar,” ujarnya.

Di sisi lain, Bodewin mengingatkan para pelaku usaha agar pertumbuhan sektor ekonomi turut diiringi kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Menurutnya, kebersihan merupakan salah satu faktor penting dalam membangun daya tarik Kota Ambon sebagai kota jasa, perdagangan dan destinasi wisata.

“Kalau Ambon kotor, siapa yang mau datang? Sebagus apa pun restorannya, jika lingkungan kotor, orang tidak akan datang. Mari kita jaga kebersihan bersama agar Ambon tetap nyaman bagi warga maupun wisatawan,” ajaknya.

Ia berharap kehadiran Kawalinya Cafe and Resto dapat menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi Kota Ambon sekaligus mendorong munculnya lebih banyak usaha baru yang mampu menyerap tenaga kerja dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Peresmian tersebut juga dinilai menjadi bagian dari semangat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Kota Ambon setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta menjelang peringatan HUT Provinsi Maluku.

Bodewin berharap perkembangan dunia usaha di Kota Ambon tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mampu memperkuat identitas lokal serta menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap potensi daerah.

“Harapan kita semakin banyak usaha baru tumbuh di Kota Ambon, sehingga ekonomi bergerak, lapangan kerja terbuka, dan potensi lokal kita semakin dikenal,” pungkasnya.

Editor: Ketty Remetwa