Hari Ketiga Operasi SAR di Perairan Rutong, Pencarian Arien Maspaitella Belum Berhasil

0
15

Komandan Tim Operasi SAR, Renhard Lopies, mengatakan pencarian hari ketiga melibatkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan pola pencarian yang berbeda untuk memperluas jangkauan operasi.


Ambon, suaradamai.com — Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Arien Maspaitella (25), warga yang dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya dihantam gelombang tinggi di perairan Desa Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon.

Memasuki hari ketiga operasi, Rabu (19/8/2026), tim gabungan memperluas wilayah pencarian di sekitar perairan dan pesisir Desa Rutong hingga sejumlah titik yang telah ditentukan.

Komandan Tim Operasi SAR, Renhard Lopies, mengatakan pencarian hari ketiga melibatkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan pola pencarian yang berbeda untuk memperluas jangkauan operasi.

“SRU 1 yang didukung masyarakat menyisir sepanjang pesisir dari Desa Hutumuri hingga Desa Hukurila. SRU 2 menggunakan Rubber Boat Polairud Polda Maluku dan Speedboat Kodaeral IX menyasar titik-titik koordinat yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Sementara SRU 3 melibatkan tim penyelam Basarnas yang melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian untuk mencari kemungkinan keberadaan korban di bawah permukaan air.

Meski pencarian dilakukan secara menyeluruh melalui jalur pesisir, permukaan laut, hingga bawah air, hingga menjelang sore hari tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan Arien.

Arien diketahui berangkat melaut bersama dua rekannya untuk mencari ikan pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIT di perairan Desa Hutumuri.

Sekitar pukul 19.00 WIT, perahu yang mereka tumpangi dihantam gelombang tinggi. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara Arien dilaporkan hilang.

Upaya pencarian secara mandiri oleh keluarga dan masyarakat telah dilakukan sejak awal kejadian, namun belum membuahkan hasil.

Dalam pelaksanaan operasi hari ketiga, kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan bagi tim. Cuaca dilaporkan hujan ringan dengan angin Tenggara mencapai 35 knot dan tinggi gelombang sekitar 2,5 meter.

Operasi SAR hari ketiga kemudian dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada hari keempat, Kamis (20/8/2026).

Pencarian melibatkan Basarnas Ambon, Kodaeral IX, Polairud Polda Maluku, Polsek Leitimur Selatan, BPBD Kota Ambon, serta masyarakat setempat.

Sejumlah sarana digunakan dalam operasi tersebut, antara lain kendaraan operasional personel, rubber boat, speedboat, serta peralatan penyelaman.

Tim SAR Gabungan masih berupaya melakukan pencarian dengan harapan Arien dapat segera ditemukan.

Editor: Ketty Remetwa