“Tiga puluh tujuh tahun bukan waktu yang singkat. Sepanjang perjalanan tersebut, sekolah ini telah menjadi bagian penting dalam membentuk generasi Kota Ambon,” ujar Rustam.
Ambon, suaradamai.com – SD Negeri 75 Passo memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37 melalui kegiatan Gelar Karya yang digelar, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi sekolah untuk memperkuat kolaborasi antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik.
Wali Kota Ambon yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Kota Ambon, Rustam Simanjuntak, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan HUT ke-37 SD Negeri 75 Passo.
Dalam sambutannya, Rustam mengatakan peringatan 37 tahun sekolah tidak semestinya hanya dimaknai sebagai seremoni untuk mengenang perjalanan masa lalu, tetapi menjadi pijakan untuk terus melangkah dan bertumbuh.
“Tiga puluh tujuh tahun bukan waktu yang singkat. Sepanjang perjalanan tersebut, sekolah ini telah menjadi bagian penting dalam membentuk generasi Kota Ambon,” ujar Rustam.
Mengusung tema “Bersama Melangkah, Bersatu Dalam Prestasi”, ia menekankan bahwa pencapaian peserta didik tidak lahir dari kerja satu pihak, tetapi melalui kolaborasi berbagai unsur.
“Guru membimbing, orang tua mendukung, sekolah menyediakan ruang, pemerintah memberikan perhatian, dan anak-anak memiliki kemauan untuk belajar serta mengembangkan potensi dirinya,” tegasnya.
Menurut Rustam, Pemerintah Kota Ambon ingin agar anak-anak tidak hanya memiliki keunggulan dalam bidang akademik, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang berkarakter, kreatif, serta memiliki kecintaan terhadap budaya dan bangsa.
Karena itu, anak-anak perlu diberikan ruang untuk berkreasi, berani tampil, sekaligus berani memiliki cita-cita.
Gelar Karya yang dilaksanakan SD Negeri 75 Passo, kata Rustam, menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut.
Pemerintah Kota Ambon juga terus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung pengembangan potensi anak, baik dalam bidang akademik, seni, olahraga, kewirausahaan maupun pembentukan karakter.
Namun, Rustam menegaskan bahwa upaya membangun generasi tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri.
“Membangun generasi adalah pekerjaan bersama,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Baguala, Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Ambon, pengawas sekolah, Penjabat KPN Passo, Kepala Puskesmas Passo, Ketua Majelis Jemaat Passo Anugerah, serta para kepala sekolah SD dan SMP se-Kecamatan Baguala.







