Bertemu Petani di Malra, Tuasikal Bawa Kabar Baik

“Saya merasa bangga karena seluruh dana aspirasi saya dimanfaatkan secara baik, dan dinilai berhasil,” sebut Tuasikal.


Langgur, suaradamai.com – Anggota Komisi IV DPR RI Abdullah Tuasikal melakukan kunjungan kerja di Maluku Tenggara selama dua hari, 3 – 4 Maret 2022.

Dalam Kunjungan kali ini, Tuasikal diagendakan bertemu dengan puluhan kelompok tani (Poktan) di Maluku Tenggara (Malra) yakni Poktan Hidroponik Suster TMM Langgur, Poktan Cabe Wear Mathias Langgur, Poktan Cabe Fat Turut Dos Ngilngof, PKK Ngingof dan delapan Kebun Dasawisma Desa Ngayub serta Poktan Taverne Kolser.

Selanjutnya, Tuasikal menyasar Poktan Debut, Ohoiluk, Namar, Rumadian, Lairngangas, Arso dan Selayar yang berkumpul secara bersama di Rumadian, Kecamatan Manyeuw. Kemudian juga menyasar Poktan Dian Pulau, Wain Raya, Abean, Yafawun, dan Rewav untuk mendengar aspirasi.

Diketahui, sejak beberapa tahun terakhir sektor pertanian di Malra mendapat perhatian besar dari anggota DPR RI perwakilan Maluku tersebut lewat dana aspirasi, yang digulirkan kepada puluhan Poktan penerima manfaat.

Bantuan tersebut seperti paket hidroponik, tumbuhan hortikultura, bibit durian, rambutan, alpukat, cabe, bawang, mangga dan jagung.

Dengan melihat geliat pertanian di Kabupaten Maluku Tenggara begitu mengalami kemajuan, Politisi NasDem itu merasa tergerak untuk mendorong pola pertanian yang lebih optimal lewat program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Program P2L yakni kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatan.

“Saya merasa bangga karena seluruh dana aspirasi saya dimanfaatkan secara baik, dan dinilai berhasil,” sebut Tuasikal kepada wartawan Suaradamai.com, Jumat (4/3/2022).

Kunjungan Tuasikal ini membawa harapan baru bagi petani di Malra, pasalnya sejumlah Alsintan (alat dan mesin pertanian) yang akan disalurkan mulai dari traktor, hand traktor, kultivator, mesin pompa air, hand sprayer, juga bibit bibit, dan pupuk.

“Kita akan meningkatkan yang sudah ada.  Sedangkan yang belum ada, kita akan bantu, karena saya lihat semangat petani di sini,” pungkas Tuasikal.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...