Buka FLPD 2023, Bupati Malra Tekan Empat Isu Penting

Langgur, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar Forum Lintas Perangkat Daerah (FLPD) Tahun 2023 untuk penyusunan Renja 2024. Kegiatan ini bertempat di Lantai 1 (satu) Balroom Hotel Aurelia Kimsom. Senin 20 Maret 2023

Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, dalam zoom virtual mengatakan dari rapat forum menekankan beberapa aspek penting yakni stunting, kemiskinan ekstrim, ketahanan pangan dan inflasi stabilitas politik dan keamanan.

Hanubun mengatakan data prevalensi setiap ohoi sudah lengkap dengan kebutuhan atau permasalahan spesifik sesuai ohoi. sesuai data prevalensi stunting menurut kecamatan pada tahun 2022 Kecamatan Hoat sorbay masuk dalam kecamatan yang masih stunting 20 persen.

Orang nomor satu di Malra itu mengarahkan para OPD untuk menangani sarana prasarana maupun intervensi sensitif terkait gizi. Setiap OPD diharapkan untuk saling mengingatkan dan berkerjasama.

” Jangan ada lagi ego sektoral. Setiap sektor harus saling bersinergi bekerjasama dan saling melengkapi.” pinta Bupati.

Hanubun mengungkapkan untuk wilayah Maluku Tenggara sesuai data dari Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Jumlah KK kemiskinan di Malra sebanyak 11.815 KK tersebar di 11 kecamatan data ini diperkirakan masih ada BIAS sehingga verifikasi dan validasi masih diperlukan.

Selain isu kemiskinan ekstrim perlu diperhatikan mengenai isu Ketahanan pangan dan inflasi kata Hanubun. Dijelaskannya dalam dua tahun terakhir ada kecenderungan kenaikan inflasi pada tahun 2021 dari 3, 35 persen naik menjadi 4,52 persen di tahun 2022.

Kelompok bahan pangan menyumbang inflasi paling besar di malra.

“Pada musim-musim tertentu ada lonjakan produksi, tetapi pada musim lainnya produksi turun drastis. Produksi turun mengakibatkan permintaan pasar tidak terpenuhi sehingga harfga naik dan terjadi inflasi. untuk itu asoek ketahanan pangan ini harus diperhatikan secara baik ada dukungan dari pemerintahhoi juga mengamantkan aspek ketahanan pangan menjadi prioritas. ” ujar Hanubun.

Selanjutnya isu Stabilitas Politik dan Keamanan menjadi isu penting yang perlu dijaga menuju proses pemilihan umum serentak pada tahun 2024. Bupati berharap agar semua pihak yang berkepentingan menjamin keamanan dan ketertiban serta menjaga situasi kamtibmas untuk tetap terjaga dan kondusif.

Usai menyampaikan arahan, secara virtual Bupati Hanubun membuka secara resmi kegiatan Forum Lintas OPD pagi itu.


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...