Bupati Manibuy Lepas 15 Peserta Apprenticeship Asal Bintuni ke Jawa Tengah

“Kabupaten Teluk Bintuni telah dikenal luas sebagai salah satu lumbung gas nasional. Dengan kekayaan yang melimpah ini, harus dipastikan bahwa kita tidak boleh hanya menjadi penonton di atas tanah kita sendiri,” ujar Bupati Manibuy.


Bintuni, suaradamai.com – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy melepas 15 peserta Apprenticeship Program 2026 asal Kabupaten Teluk Bintuni, untuk mengikuti pelatihan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM) Cepu, Jawa Tengah.

Acara pelepasan dilaksanakan di Kantor Bupati Teluk Bintuni, Senin (23/2/2026), ditandai dengan pemasangan rompi dan penyerahan perlengkapan belajar kepada tiga orang perwakilan peserta.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Genting Oil Kasuri Pte. Ltd. (GOKPL)Genting Oil Kasuri Pte. Ltd. (GOKPL) dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap mendukung operasional Lapangan Asap, Kido, Merah (AKM) yang ditargetkan berproduksi pada 2027.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi implementasi komitmen AMDAL perusahaan, khususnya pada aspek sosial dan ketenagakerjaan dengan memprioritaskan putra-putri Asli Papua dari wilayah sekitar operasi.

Pelaksanaan Apprenticeship Program 2026 telah melalui tahapan sosialisasi dan seleksi yang melibatkan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Teluk Bintuni, para kepala distrik serta kepala kampung di Ring 1 wilayah operasi GOKPL.

Proses seleksi turut menggandeng Sapa Foundation dan Lembaga Pendidikan Pelatihan dan Penyediaan Tenaga Kerja Papua (LP3TKP) Siklop guna memastikan proses berjalan transparan dan objektif.

Dari total 39 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 15 orang dinyatakan lolos dengan nilai terbaik dan berhak mengikuti pelatihan selama 12 bulan di PPSDM Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Selama mengikuti program, para peserta akan mendapatkan pembekalan teori dan praktik terkait sistem produksi migas, perawatan fasilitas, serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Dalam sambutannya, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, mengatakan program ini merupakan sebuah momentum penting dan bersejarah dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia lokal yang unggul, terampil, dan siap bersaing di sektor industri migas.

“Kabupaten Teluk Bintuni telah dikenal luas sebagai salah satu lumbung gas nasional. Dengan kekayaan yang melimpah ini, harus dipastikan bahwa kita tidak boleh hanya menjadi penonton di atas tanah kita sendiri,” ujar Bupati Manibuy.

Pengiriman 15 peserta ini, bagi Manibuy, merupakan langkah yang strategis dalam menjawab kebutuhan industri sekaligus memperkuat posisi masyarakat lokal sebagai bagian dari rantai nilai industri di Bintuni.

“Kita patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas komitemen Genting Oil Kasuri yang menyatakan akan melaksanakan program serupa setiap tahun,” ujar Manibuy.

Sementara itu, perwakilan Manajemen Genting Oil, Hendy Sahetapy, menambahkan, Genting Oil saat ini sudah masuk pada fase konstruksi.

“Ini pekerjaan terkait dengan pembangunan semua fasilitas penunjang produksi, seperti jeti atau dermaga, akses jalan, gedung-gedung, dan akses pipa dari lokasi sumur. Dan ada satu lagi yang akan masuk, pembangunan fasilitas produksi [migas],” jelas Sahetapy.

Ia menambahkan, pihaknya menargetkan perusahaan dapat beroperasi atau berproduksi pada triwulan kedua tahun 2027. Para peserta yang ikut pelatihan ini, lanjut Sahetapy, akan kembali sebagai operator di Genting Oil Kasuri.

Melalui Apprenticeship Program 2026, Sahetapy berharap para peserta dapat kembali sebagai tenaga profesional yang siap terlibat dalam operasional perusahaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Teluk Bintuni.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Musrenbang Otsus Teluk Bintuni Dinilai Layak Jadi Percontohan di Papua Barat

Keterlibatan berbagai unsur adat dari berbagai lembaga dan transparansi...

MRP Papua Barat Serap Aspirasi Pengungsi Moskona, Dorong Evakuasi Warga dari Hutan

MRP Papua Barat turun langsung ke lokasi pengungsian di...

Wali Kota Ambon Tekankan Kolaborasi Akademik Perkuat Sistem Hukum Berkeadilan

“Forum seperti ini harus menjadi ruang strategis untuk merumuskan...

Antrean BBM Mengular, Bupati Teluk Bintuni Desak Tambah Kuota Solar dan Pertalite

“Perlu penataan ulang pembagian kuota BBM di Teluk Bintuni,...