Iring-iringan Tarian Seka Tifa menyambut kedatangan pejabat baru penegak hukum tertinggi di Papua Barat — momentum yang oleh Bupati Teluk Bintuni disebut sebagai awal penguatan sinergi pemerintah daerah dengan Kejaksaan.
Manokwari, suaradamai.com – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyambut langsung kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat yang baru, I Putu Gede Astawa, di Bandar Udara Rendani, Manokwari, Rabu (12/8/2026).
Penyambutan digelar sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pejabat baru di lingkungan Kejaksaan Tinggi Papua Barat.
I Putu Gede Astawa tiba sekitar pukul 08.30 WIT menggunakan pesawat komersial Batik Air. Kedatangannya diiringi penampilan Tarian Seka Tifa panjang di halaman bandara, menandai prosesi penyambutan yang berlangsung hangat dan kekeluargaan.
Bupati Manibuy menyambut di area VVIP bandara bersama sejumlah pejabat tingkat provinsi, di antaranya Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani, Sekretaris Daerah Ali Baham Temongmere, perwakilan asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
I Putu Gede Astawa resmi dilantik oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Selasa, 11 Agustus 2026, menggantikan Basuki Sukardjono. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rotasi, mutasi, dan promosi 15 kepala kejaksaan tinggi serta sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung.
Bupati Manibuy menegaskan, penyambutan ini adalah wujud kesungguhan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menjaga hubungan baik dengan lembaga penegak hukum.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, kami menyambut baik kedatangan Bapak Kajati. Ini momentum berharga untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan institusi Kejaksaan,” kata Bupati Manibuy.
Ia menambahkan, tujuan sinergi itu adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas tinggi bagi masyarakat.
“Kami berharap kehadiran Bapak Kajati menjadi awal yang baik. Mari kita pererat kolaborasi untuk mendukung pembangunan di Papua Barat,” ujar Manibuy.
Bagi Pemkab Teluk Bintuni, sinergi dengan Kejaksaan dinilai menjadi kunci penguatan organisasi dan penegakan hukum di daerah. Koordinasi yang solid diharapkan mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus memberi kepastian hukum bagi masyarakat.
Sebelum menjabat Kajati Papua Barat, I Putu Gede Astawa tercatat pernah menjabat Kepala Pusat Strategi Kebijakan Penegakan Hukum Kejaksaan Agung dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bali.
Kehadirannya di Papua Barat diharapkan menjadi awal penguatan koordinasi antara Kejaksaan Tinggi Papua Barat dengan Forkopimda dan seluruh instansi terkait dalam menjalankan tugas penegakan hukum di wilayah tersebut.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni







