Damai Dan Sejuk, Proses Kepala Ohoi Di Lairngangas ‘Maryadat’

“Jadi, pemberian rekomendasi tersebut sudah sesuai, dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun,” jelas Ohoiwutun.


Langgur, suaradamai.com – Saat ini, pengakuan adat kerap menjadi masalah antar sesama marga, antar sesama mata rumah keturunan, bahkan masalah antara marga yang satu dengan yang lain dalam merebut kursi kepemimpinan kepala desa berdasarkan Peraturan daerah Maluku Tenggara (Perda) nomor 3 tahun 2009.

Namun hal berbeda ditunjukan Masyarakat adat Ohoi Lairngangas dan Ohoi Namar Kecamatan Manyeuw dalam menunjuk calon kepala Ohoi Lairngangas yang penuh damai.

Pj. Kepala Ohoi Lairngangas dan Soa Marga Ohoiwutun menuturkan, marga Ohoiwutun (Lairngangas dan Namar) memberikan kursi kepala Ohoi Lairngangas kepada Marga Rayaan/Rejaan Riin entel (tiga mata rumah) yakni Temar, Dar aha, Ratlol.

Berpedoman terhadap pengakuan tersebut, maka pada proses kepala Ohoi Lairngangas, Marga Reyaan dalam kedudukan sebagai Riin Kot bersepakat menunjuk Silvius Rajaan. Setelah proses itu selesai, marga Reyaan kemudian meminta restu dan rekomendasi Marga Ohoiwutun selaku pemberi mandat.

Yopi Ohoiwutun selaku Soa Marga Ohoiwutun mengaku, pihaknya sudah melakukan pertemuan marga sebelum memberikan rekomendasi.

“Jadi, pemberian rekomendasi tersebut sudah sesuai, dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun,” jelas Ohoiwutun.

Ohoiwutun berharap calon yang telah direkomendasikan dapat memegang teguh prinsip adat orang Kei.

“Selaku soa, saya berharap saudara Sil, ke depan menjadi pemimpin yang adil, jujur dan transparan, agar ohoi Lairngangas menjadi Maju dan Makmur,” pungkas Ohoiwutun.

Pantauan media ini. Proses pengukuhan Silvius Rejaan pada Sabtu (11/09/21), berjalan lancar, damai penuh kekeluargaan. Ratusan warga Lairngangas dan Namar serta sejumlah tamu undangan turut serta menyaksikan prosesi tersebut.

Editor: Petter Letsoin.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU