AMBON, suaradamai.com — Dalam rangkaian peluncuran EAST Coffee di area Infinity Pool Lantai 5 Hotel Santika Premiere Ambon, Selasa (3/11/2026), Manajer Hubungan Masyarakat hotel Audra Pattiasina memaparkan seluruh perjalanan dan filosofi di balik merek kopi baru itu.
Mengusung tagline “From the Spice Islands”, EAST Coffee dibangun atas keyakinan bahwa secangkir kopi bukan hanya soal aroma dan rasa, melainkan ruang pertemuan, percakapan, kebersamaan, dan kenangan. Dasar utamanya adalah prinsip “Every Cup Has a Story”. Nama EAST sendiri dipilih sebagai simbol tempat matahari memulai perjalanannya, sekaligus lambang harapan, awal baru, dan potensi besar wilayah Indonesia Timur yang berpusat di Maluku, si Kepulauan Rempah.
Identitas daerah juga terlihat pada logo yang menggabungkan simbol matahari terbit, gelombang laut, Jembatan Merah Putih, dan biji kopi.
Salah satu daya tarik utama adalah delapan menu andalan, masing‑masing membawa narasi tersendiri:
- MOOI – Beauty: Iced Caramel Latte, terinspirasi keindahan Ambon
- SENGADA – Simplicity: Iced Americano, merepresentasikan kesederhanaan dan kejujuran
- NUSA – Islands: Iced Hazelnut Latte, menggambarkan pesona ribuan pulau di Maluku
- PULAU 7 – Island Journey: Iced Coconut Latte, kisah perjalanan antar‑kepulauan
- GANDONG – Brotherhood: Iced Aren Coffee, mencerminkan nilai persaudaraan masyarakat
- PELA – Kinship and Spice: Iced Americano with Nutmeg, perpaduan kopi dan aroma pala yang mengusung ikatan adat Pela
- MANISE – Sweetness: Iced Vanilla Latte, lambang keramahan warga Ambon
- AERMASING – The Sea: Iced Butterscotch Salt Latte, terinspirasi dari laut yang menjadi tumpuan hidup warga pesisir
Audra menegaskan bahwa merek ini tidak hanya menjual minuman.
“Kami ingin EAST Coffee menjadi lebih dari sekadar pilihan minuman. Kami ingin setiap orang yang menikmatinya dapat menemukan cerita tentang Ambon, tentang Maluku, dan tentang kebanggaan yang datang dari Timur Indonesia. Karena bagi kami, kopi yang baik akan terasa semakin istimewa ketika dinikmati bersama orang‑orang yang tepat,” ujarnya.
Pihak hotel berharap kehadiran EAST Coffee dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi lokal Maluku ke khalayak lebih luas, melalui pengalaman kuliner modern yang tetap berakar pada identitas asalnya.
PENULIS/PEWARTA: CHINTIA SAMANGUN
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kota Ambon










