DPPKB Ambon Gelar Rapat Pengendalian Program KKBPK 2023

“Perkuat semangat kemitraan dan berikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat dengan mengedapankan kepentingannya diatas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan,” terang Ririmasse.


Ambon, suaradamai.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon, menggelar rapat pengendalian program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tahun 2023.

Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Sinergitas dan Kolaborasi Pencapaian Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting,” berlangsung di Marina Hotel, Rabu (1/3).

Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse, dalam sambutannya saat membuka kegiatan menjelaskan pentingnya pelaksanaan rapat pengendalian tersebut. Karena melalui kegiatan itu bisa memberi kesempatan untuk menyusun dan menyepakati berbagai kebijakan strategis guna mewujudkan sinergitas dan sinkronisasi Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Barencana (Bangga Kencana).

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden, bahwa BKKBN diberikan tugas dan fungsi untuk melaksankan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE), serta advokasi kepada masyarakat guna menurunkan angka stunting yang semula menurut data tahun 2019, berada di angka 21,6 persen menjadi 2,7 persen di Tahun 2024 mendatang,” ungkap Ririmasse.

Utnuk itu, dirinya menghimbau kepada seluruh peserta yang berkesempatan mengikuti kegiatan dimaksud agar memperkuat semangat kemitraan, tempuh inovasi yang memiliki dampak positif, dan memanfatkan kemajuan teknologi guna melayani masyarakat.

“Perkuat semangat kemitraan dan berikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat dengan mengedapankan kepentingannya diatas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan,” terang Ririmasse.

Ririmasse berharap, melalui himbauan diatas, DPPKB Kota Ambon, dapat mewujudkan tujuan mulia dalam hal mesejahterahkan keluaraga di kota ini.

“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi setimggitingginya, serta berharap kemitraan antara Pemkot dengan Bapak/lbu sekalian dapat diteruskan dan diringkatkan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB, Welly Patty, menyampaikan, terkait dengan penanganan maupun pencegahan stunting bukan hanya ada di BKKBN saja. Tapi dibutuhkan dukungan dari semua pihak.

“Kita harus kolaborasi bersama-sama, sehingga program-program konvergensi itu bisa kita padukan dan akhirnya nanti angka stunting di Kota Ambon akan menurun,” jelas Patty

Menurutnya, sesuai dengan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting di Kota Ambon sudah turun menjadi 21,1 persen.

“Sata SSGI kami sudah turun sekali menjadi 21,1 persen, kedepan mungkin di 2024 sesuai dengan target kita di bawah 14 persen, dan angka 11 persen itu bisa kita capai,” pungkas Patty.

Untuk diketahui, dalam rangkaian kegiatan yang turut dihadiri Kepala BKKBN Maluku Sarles Brabar, dilaksanakan penyerahan DAK Sub Bidang KB Tahun 2023 dari BKKBN RI ke Pemkot Ambon, dan penyerahan dana bantuan orang tua asuh (Pejabat Eselon II, III, IV), kepada 10 orang anak stunting di Kota Ambon.


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Bupati Teluk Bintuni dalam LDK IPPMU: Kaderisasi Pemuda Kunci Lahirkan Pemimpin

Pemimpin tidak lahir secara instan. Pesan itu disampaikan Bupati...

PLN Energi Gas Targetkan Infrastruktur Jangkau 11 Kabupaten/Kota di Maluku, Ribuan Tenaga Kerja Lokal Berpotensi Terserap

Pengembangan infrastruktur gas di Maluku diarahkan tidak hanya untuk...

Bentrok Taniwel SBB, Gubernur Minta Warga Tahan Diri, Forkopimda Turun Amankan Situasi

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meminta masyarakat tidak terpancing provokasi...

Kaderkan Pemimpin Muda, IPPMU Moyeba Utara Gelar LDK Perdana

Kegiatan diikuti pelajar hingga pegawai pemerintah ini digagas untuk...