Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat desa-desa yang hanya menikmati aliran listrik pada malam hari, kondisi yang dinilai menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
Ambon, suaradamai.com — DPRD Provinsi Maluku mendorong peningkatan layanan kelistrikan di wilayah pulau-pulau kecil, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku, Mumin Refra, meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar menambah pasokan listrik di sejumlah wilayah, terutama di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.
Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat desa-desa yang hanya menikmati aliran listrik pada malam hari, kondisi yang dinilai menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Di daerah pemilihan saya, seperti di Maluku Tenggara dan Kota Tual, masih ada desa di pulau-pulau kecil yang listriknya hanya menyala pada malam hari,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Ia mencontohkan wilayah Desa Dullah dan Kecamatan Tayando Tam, yang hingga kini belum mendapatkan layanan listrik secara penuh sepanjang hari.
Mumin menjelaskan, sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut berprofesi sebagai nelayan. Karena itu, ketersediaan listrik pada siang hari sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pengolahan hasil tangkapan serta kebutuhan rumah tangga.
“Momentum Idulfitri ini diharapkan pelayanan listrik bisa ditingkatkan, tidak hanya malam hari tetapi juga siang hari,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat di wilayah kepulauan juga dapat merasakan layanan publik yang setara dengan daerah lain, terutama dalam momentum hari besar keagamaan.
Meski demikian, Mumin mengakui bahwa peningkatan pasokan listrik memerlukan perhitungan teknis yang matang. Untuk itu, ia menyerahkan langkah strategis kepada pihak PLN sesuai kondisi jaringan di lapangan.
“Kami percaya PLN memiliki perhitungan teknis. Yang terpenting, pelayanan publik benar-benar bisa dirasakan masyarakat sebagai konsumen utama,” pungkasnya.









