Dua Target Belum Tercapai, Direktur Polikant Kembali Calonkan diri

“Saya berharap Allah masih memberikan kesempatan, ada tanggungjawab dan beban kerja yang perlu saya selesaikan diperiode berikutnya,” ungkap Jusron


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Negeri (Polikant) Tual saat ini sedang mengadakan pesta demokrasi pemilihan Direktur periode 2021-2025.

Terdapat empat bakal calon yang telah mengikuti proses Sidang Senat Terbuka penyampaian Visi, Misi dan program kerja. Dari keempat kandidat diketahui, Direktur Polikant periode 2018-2021, Jusron A. Rahayaan kembali mencalonkan diri sebagai Balon Direktur Polikant.

Jusron menjelaskan, pada proses penilaian penetapan Direktur, Senat akan memiliki hak suara pemilihan sebesar 65%, dan Kementrian Pendidikan memiliki hak sebanyak 35%.

“Saya berharap Allah masih memberikan kesempatan, ada tanggungjawab dan beban kerja yang perlu saya selesaikan diperiode berikutnya,” ungkap Jusron saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/7/2021).

Jusron mengatakan, setiap kandidat bakal calon direktur memiliki kemampuan manajerial yang baik dan telah mengenal Polikant dengan baik pula.

“Hal baik yang dapat kita ambil dari setiap kandidat adalah kesamaan konsepnya untuk pengembangan Polikant. Sedikit perbedaan adalah karena sudut pandang dari tiap kandidat sesuai latar belakangnya masing-masing,”jelas Jusron.

Jusron mengaku, ada dua hal yang belum bisa terpenuhi saat dirinya menjabat sebagai Direktur Polikant Periode 2018-2021 yakni, membangun pembelajaran berbasis industri (Teaching Industry) Karena membutuhkan investasi finansial yang cukup, dan yang kedua adalah merubah maindset (cara berpikir) tenaga kerja di Polikant.

Jika diberi kesempatan untuk memimpin, Jusrin akan berupaya mengembangkan polikant semakin baik disegala sektor yang ada. Serta membangun dan memperluas hubungan kerja sama dengan setiap pihak demi peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU