Forkopimda Maluku Rapat Evaluasi Percepatan Penanganan Covid-19

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

TNI Polri terus memantau berbagai aktivitas masyarakat yang melibatkan banyak orang.


Ambon, suaradamai.com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku menggelar rapat evaluasi percepatan penanganan Coronavirus disease (Covid-19) di Posko Gugus Tugas Pecepatan Penangganan Covid-19 Lantai II Makodam XVI Pattimura Jl.Pattimura, Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (21/4/2020).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai usaha yang telah dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Maluku.

Hadir dalam rapat, Kapolda  Maluku Irjen. Pol. Baharuddin Djafar, Danlantamal IX Ambon Laksamana Pertama TNI Budi Purwanto, Danlanud Pattimura Ambon Kolonel Pnb Sapuan, Ketua DPRD Provinsi Maluku Lucky Watimuri, Sekda Provinsi Maluku Kasrul Selang, Kajati Maluku Yudi Handono, Kepala Dinas Kesehatan Maluku dr. Meikyal Pontoh, Rektor Universitas Pattimura M. J. Saptenno,  Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler, dan Ketua MUI Maluku Abdullah Latuapo.

Rapat semi tertutup tersebut dibuka dengan sambutan Pangdam XVI Pattimura yang menyampaikan dua hal penting, diantaranya kurangnya pemahaman masyarakat tentang virus corona, dan perlunya pengetahuan tentang peran, tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Maluku menyebutkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Pangdam XVI Pattimura terkait pemantauan terhadap berbagai aktivitas masyarakat yang melibatkan banyak orang, baik itu dari operasi sendiri maupun operasi gabungan TNI-Polri dalam rangka membantu Satuan Gugus Covid-19 di Kota Ambon.

Di kesempatan yang sama pula, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku mengkonfrimasi pasien terkonfirmasi virus covid-19 di Kota Ambon yang berjumlah 17 orang, banyak di antaranya dinyatakan sembuh dan keadaan pasien lainnya yang masih dirawat juga kondisi berangsur membaik.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku menegaskan, semua pelaksanaan percepatan penanganan penularan Virus Covid-19 membutuhkan peran semua pihak hingga ke unsur yang paling bawah yaitu dari RT dan RW sebagai garis terdepan.

“Saat ini sudah dilakukan beberapa hal guna percepatan penanganan Virus Corona mulai dari pembuatan pos kesehatan yang terdiri dari tenaga kesehatan tingkat kecamatan dan diperkuat oleh TNI-Polri, menetapkan beberapa sekolah terutama sekolah-sekolah SMA dan SMP untuk dipakai sebagai tempat isolasi orang dalam pantauan (ODP) dan juga beberapa hotel untuk menjadikan sebagai tempat karantina yang terpusat atau karantina atas pembiayaan dari pemerintah dan juga kita mempersiapkan alternatif-alternatif Rumah Sakit strategis,” pungkasnya.

Terkait bidang keagamaan, Ketua MUI Provinsi Maluku mengungkapkan pelaksanaan PSBB untuk umat beragama sudah berjalan dengan baik, namun masih ditemukan kendala seperti adanya masyarakat yang beribadah di beberapa Masjid.

Lebih lanjut Ketua MUI Provinsi Maluku menyampaikan, terkait dengan pelaksanaan ibadah dalam bulan suci ramadhan sudah ada fatwa dari Majelis Ulama Pusat bahwa ibadah taraweh, kegiatan buka puasa bersama dan ibadah lainnya dilakukan di rumah.

“Untuk pelaksaanan Sholat Idul Fitri nanti, kami masih menunggu keputusan dari fatwa Majelis Ulama Indonesia Pusat,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota Ambon menyampaikan bahwa Kota Ambon sudah memenuhi syarat dalam penerapan PSBB. Pemerintah Kota Ambon telah menetapkan kebijakan wajib penggunaan masker dan membagi sembako kepada 8.653 kepala keluarga yang kehilangan pekerjaan, sopir angkot, tukang ojek, pedagang asongan serta pembatasan penumpang angkutan umum.

Setelah penyampaian oleh masing-masing bagian dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dalam sesi ini disinggung masalah penanganan pelaku perjalanan dari luar Kota Ambon, penegasan terhadap 21 Masjid yang masih melaksanakan sholat berjamaah, penertiban dalam pembagian sembako kepada masyarakat dan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan udara agar setiap penumpang bisa dinyatakan dengan surat keterangan sehat.

Editor: Labes Remetwa


Pelaksanaan ibadah dalam bulan Suci Ramadhan dilaksanakan di rumah.

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU