Sambil menunggu pembukaan pendaftaran resmi, calon pelamar disarankan mulai mempersiapkan diri sejak dini.
Jakarta, suaradamai.com – Pemerintah berencana mempertahankan sejumlah formasi strategis dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Posisi yang kemungkinan besar tetap dibuka antara lain tenaga digital, analis kebijakan, serta jabatan fungsional yang mendukung transformasi birokrasi modern.
Kebijakan zero growth ASN yang mulai diterapkan pemerintah diharapkan mampu menciptakan komposisi aparatur yang lebih ideal, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat transformasi menuju pemerintahan digital yang efisien dan adaptif.
Meski begitu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menegaskan bahwa belum ada keputusan resmi terkait jadwal pendaftaran CPNS 2026. Saat ini, pemerintah masih memprioritaskan penyelesaian seleksi Calon ASN (CASN) tahun 2024.
Namun, peluang pembukaan rekrutmen CPNS tetap terbuka setelah proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 rampung.
Tips Persiapan Menghadapi Seleksi CPNS 2026
Sambil menunggu pembukaan pendaftaran resmi, calon pelamar disarankan mulai mempersiapkan diri sejak dini. Berikut sejumlah langkah dan panduan efektif yang dirangkum dari laman fahum.umsu.ac.id untuk membantu kamu lolos seleksi CPNS 2026.
1. Pahami Struktur dan Tahapan Seleksi
Tahapan seleksi CPNS biasanya terdiri atas tiga bagian utama:
Seleksi Administrasi: pemeriksaan ijazah, transkrip nilai, dan dokumen pendukung lainnya.
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): meliputi TWK (Tes Wawasan Kebangsaan), TIU (Tes Intelegensi Umum), dan TKP (Tes Karakteristik Pribadi).
Seleksi Kompetensi Bidang (SKB): tes lanjutan sesuai bidang dan instansi, termasuk wawancara serta ujian keterampilan.
Dengan memahami alur ini, kamu bisa menyusun strategi belajar yang terarah dan fokus pada bagian yang paling menantang.
2. Fokus pada Materi yang Paling Sering Muncul
Beberapa materi yang kerap muncul dalam ujian CPNS antara lain:
- TWK: Pancasila, UUD 1945, sejarah nasional, NKRI, dan bela negara.
- TIU: kemampuan logika, numerik, dan analisis verbal.
- TKP: etika kerja, pelayanan publik, integritas, dan tanggung jawab.
Buat jadwal belajar teratur, misalnya dua jam untuk latihan soal dan satu jam untuk evaluasi setiap malam. Cara ini akan membantu membangun ritme belajar yang konsisten.
3. Atur Waktu Belajar dan Istirahat
Disiplin waktu menjadi kunci sukses. Cobalah pola berikut:
- Senin–Rabu: fokus TWK dan TIU.
- Kamis–Sabtu: latihan soal TKP dan simulasi SKD.
- Minggu: istirahat sambil membaca berita dan kebijakan terkini.
Keseimbangan antara belajar dan istirahat penting untuk menjaga konsentrasi menjelang ujian.
4. Manfaatkan Tryout Online dan Simulasi CAT
Tryout online menjadi sarana latihan paling efektif karena menyerupai sistem Computer Assisted Test (CAT) yang digunakan dalam seleksi resmi.
Dengan mengikuti tryout secara rutin, peserta bisa: Mengenali kelemahan pada tipe soal tertentu. Melatih kecepatan dan ketepatan menjawab. Beradaptasi dengan sistem waktu dan penilaian sebenarnya.
Gunakan hasil simulasi untuk mengevaluasi strategi belajar dan meningkatkan peluang lolos di tahap berikutnya.





