Polikant menghadirkan tiga narasumber dari Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon dan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon.
Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) menggelar Diskusi Grup Terarah (FGD – Focus Group Discussion) dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di dua Program Studi (Prodi) yang tergabung dalam rumpun perikanan tangkap.
Dua Prodi tersebut adalah Teknologi Penangkapan Ikan (TPI) dan Manajemen Rekayasa Perikanan Tangkap (MRPT).
Diskusi dilaksanakan di Lt. 1 Hotel Kimson Langgur, Selasa (27/8/2024), melibatkan para dosen, perwakilan Dinas Perikanan Kota Tual, Dinas Perikanan Kabupaten Maluku Tenggara, dan mitra terkait lainnya.
Dalam kegiatan kali ini, Polikant menghadirkan tiga narasumber yakni Abubakar, S.St, M.Si dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon, dan dua guru besar dari Unpatti Ambon yaitu Prof. Dr. Ir. Agustinus Tupamahu dan Prof. Dr. Ir. Fredrik Rieuwpassa, MS.
Diskusi diawali dengan pemaparan materi dari Prof. Tupamahu. Ia memaparkan tentang kondisi perikanan tangkap terkini dan hubungannya dengan pengelolaan Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) di wilayah Maluku.
Kemudian Prof. Rieuwpassa tentang penanganan hasil tangkapan ikan sesuai standar mutu. Terakhir, oleh Abubakar yang memaparkan materi tentang standar pelaut perikanan dan kelayakan legalitasnya.

Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama Polikant Ismail Marasabessy menyebutkan, kegiatan serupa sudah dilaksanakan untuk rumpun Program Studi lain yakni wisata dan budidaya perikanan.
Usai FGD ini, juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Polikant secara institusi dengan jurusan, program studi, dan mitra kerja dalam rangka menindaklanjuti hasil diskusi.
Editor: Labes Remetwa





