Hadiri Pembukaan TUR Papua VI, Bupati Asmat: Kami Diberkati

Di hadapan peserta Temu Unio Regio (TUR) Papua VI, Bupati Elisa juga memastikan Asmat dalam keadaan aman dan damai.


Agats, suaradamai.com – Menghadiri pembukaan kegiatan Temu Unio Regio (TUR) Papua VI tahun 2022, Bupati Asmat Elisa Kambu menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta TUR yang berasal dari lima keuskupan yang tersebar di Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asmat dan masyarakat Asmat, kami ingin menyampaikan dan mengucapkan selamat datang kepada bapak Uskup Banjarmasin, dan para imam yang datang dari Keuskupan Agung Merauke, Keuskupan Timika, Keuskupan Sorong-Manokwari, Keuskupan Jayapura, di tempat kami ini. Kami berbahagia, kami penuh dengan sukacita karena kami mendapatkan perhatian, kepedulian dari sesama kami yang lain, dari lima keuskupan,” ungkap Bupati Asmat di Gereja Katedral Agats, Selasa (4/10/2022).

Bupati Elisa yakin bahwa pertemuan para imam Projo tersebut bukan sekadar pertemuan, namun pertemuan tersebut ada dalam kedaulatan Tuhan. Ia pun mengutip janji janji firman Tuhan yang diambil dari Kitab Josua Pasal 1. “Dimana telapak kaki orang orang benar menginjak kakinya, tempat itu, semua yang ada di atasnya, di bawahnya, yang mendiami tempat itu akan diberkati oleh Tuhan”.

Bupati mengaku turut berbahagia. Ia juga merasa diberkati. “Saya yakin dengan sungguh, kehadiran para imam di Keuskupan Agats ini, akan memberikan data untuk peningkatan pelayanan tetapi juga memberikan inspirasi kepada para imam yang datang dari keuskupan lain untuk kembali dan dapat mengaktualisasikan semua yang akan didiskusikan bersama,” katanya.

Selain itu, Bupati Elisa juga menyoroti tema yang diusung yakni “mendayung perahu bersama umat, mewujudkan shalom dalam partisipasi Unio-Misio”. Baginya tema tersebut sesuai dengan kehidupan masyarakat Asmat yang dalam setiap aktivitas lebih banyak mengandalkan perahu.

“Mendayung bersama, kebersamaan. Kita semua punya tanggungjawab yang sama. Kita punya tanggungjawab untuk melayani, mengurus, semua yang ada di tanah ini, di Papua dan di Indonesia, dengan tugas yang Tuhan percayakan kepada kita,” ujar Bupati.

Di hadapan peserta TUR, Bupati Elisa juga memastikan Asmat dalam keadaan aman dan damai, sehingga para pastor akan kembali dengan damai.

“Jangan takut, jangan galau, Asmat ini Damai,” pungkas Bupati Asmat.

Editor: Labes Remetwa

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Molo Sabuang untuk Karawai-Dosinamalu disaksikan Bupati Kaidel dan Masyarakat Aru

Bupati Kaidel mengembalikan keputusan adat ini kepada Dewan Adat...

Legislator Roland Kasihiw: PDIP Berdiri Teguh Bersama Rakyat, Tolak Pilkada Lewat DPRD

"PDI perjuangan menolak Pilkada dipilih oleh DPRD, karena kedaulatan...

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...