Hanya Tiga Kategori Ini yang Bisa Ikut Tes PPPK di Maluku Tenggara

Alokasi tenaga guru sejumlah 177 seluruhnya mengisi formasi PPPK. Sedangkan formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis adalah formasi untuk calon PNS.


Langgur, suaradamai.com – Pemerintah mulai merekrut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2021.

Kabupaten Maluku Tenggara mendapat jatah 514 formasi CPNS dan PPPK dari Kementerian PAN-RB, dengan rincian tenaga guru sebanyak 117 formasi, tenaga kesehatan 312 formasi, dan tenaga teknis 25 formasi.

Bupati Malra M. Thaher Hanubun dalam konferensi pers di ruang rapat Kantor Bupati, Selasa (18/5/2021), mengatakan, alokasi tenaga guru sejumlah 177 seluruhnya mengisi formasi PPPK. Sedangkan formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis adalah formasi untuk calon PNS.

Formasi PPPK, lanjut Bupati, dikhususkan bagi peserta yang berasal dari tiga kategori:

  1. Mereka yang sudah terdaftar sebagai tenaga honorer kategori II dalam data listing BKN. Ini jumlahnya tidak bisa ditambah atau dikurangi karena sudah tercatat secara elektronik dan sampai saat ini masih bekerja di Kabupaten Maluku Tenggara.
  2. Mereka yang bertugas sebagai guru honorer pada sekolah negeri dan swasta, dan sudah terdata pada (data pokok pendidikan) Dapodik.
  3. Para lulusan Perguruan Tinggi yang sudah memiliki sertifikat pendidik yang dikeluarkan lembaga pendidikan.

Pada kesempatan itu, Kepala BKPSDM Malra Muchsin Rahayaan menambahkan, seleksi PPPK tahun ini merupakan yang pertama kali di Malra.

“PNS dan PPPK pada prinsipnya sama. Tetapi dalam hal pensiun, PNS dapat pensiun sementara PPPK tidak. Kemudian PNS bersifat tetap sedangkan PPPK tidak. PPPK bekerja berdasarkan kontrak 5 tahun,” jelas Muchsin.

Seleksi PPPK, lanjut Muchsin, diprioritaskan untuk honorer kategori II. Honorer kategori II bisa mengikuti tiga kali tahapan.

“Apabila honorer kategori II tidak lulus (pada tes untuk tenaga honorer kategori II) maka diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi bersamaan dengan honorer sekolah negeri dan swasta, dengan catatan sudah terdaftar dalam Dapodik. Apabila mereka tidak lulus lagi maka mereka akan bersaing dengan lulusan Perguruan Tinggi yang sudah memiliki sertifikat pendidik,” jelas Muchsin.

“Untuk seleksi PPPK tidak dibuka untuk umum,” sambung dia.

Peserta seleksi PPPK pun mengikuti tes yang sama dengan CPNS, mulai dari tahapan, sistem CAT, materi tes (wawasan kebangsaan, karakteristik pribadi, dan pengetahuan umum) semua sama.

Editor: Labes Remetwa


Seleksi PPPK diprioritaskan untuk honorer kategori II.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU