Jaga Stabilitas Pangan, Pemkab Malra Buka Lahan 11 Ha di Depan Kantor Bupati

Lahan pertanian ini akan diolah oleh OPD dan sejumlah ohoi.


Langgur, suaradamai.com – Dalam rangka menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara membuka lahan pertanian seluas 11 ha di depan Kantor Bupati Malra.

Lahan kebun manunggal dalam bahasa TNI/Polri sedangkan “ve’e kes yang” dalam bahasa Kei ini, akan diolah oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dua ohoi yaitu Ohoi Watdek dan Ohoi Ohoijang.

“Apabila proses kebun manunggal ini berjalan dengan baik, maka selanjutnya akan dibuka lagi lahan (pertanian) baru. Lahan Pemda seluas 96 ha,” sebut Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun saat kegiatan penarikan undian kebun manunggal di depan Kantor Bupati Malra, Jumat (3/7/2020).

Kordinator Penyuluh Kebun Manunggal Remy Renyaan dalam arahannya menambahkan, kondisi tanah secara teknis pertanian sangat bervariasi, ada yang tanahnya bagus ada yang bercadas. Oleh karena proses pekerjaan kebun tersebut akan berjalan setelah penarikan nomor undian.

Lahan yang belum diolah, dibantu dengan membersihkan batu-batuan dan kayu-kayu sehingga petugas penyuluh akan memandu dalam proses penanaman dengan menggunakan alat.

Remy menambahkan, selain  kebun manunggal di area kantor bupati, ada kebun manunggal lain yang merupakan kerjasama Pemda dan TNI/Polri di beberapa titik yakni 5 ha di Ohoi Danar, 5 ha di Ohoi Elar Let, 5 ha di Ohoi Semawi, dan 1 ha di Polres Malra. Dengan demikian, lahan yang disiapkan adalah 27 ha.

Untuk diketahui, ve’e kes yang ini merupakan gagasan Bupati Maluku Tenggara dan dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dalam mengantisipasi kekurangan pangan di tengah pandemi Covid-19.

Editor: Labes Remetwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU