Rabu, September 30, 2020
Beranda Ekonomi & Pembangunan Jalan Trans Pulau Kei Besar Resmi Jadi Proyek Prioritas Nasional

Jalan Trans Pulau Kei Besar Resmi Jadi Proyek Prioritas Nasional

Selamat untuk seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Kita tatap Maluku Tenggara yang lebih baik.

Langgur/Jakarta, suaradamai.com – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara, khususnya Pulau Kei Besar. Proyek pembangunan Jalan Trans Pulau Kei Besar sepanjang 102 km resmi ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai proyek prioritas nasional.

Berikut rilis pers Bagian Humas dan Protokoler Kabupaten Maluku Tenggara:

Puji dan Syukur, kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, oleh karena atas perkenaannya, Pulau Kei Besar sebagai Pulau-pulau Kecil Terluar berdasarkan Kepres no.6 tahun 2017 tentang Penetapan Pulau-pulau Kecil Terluar dan sebagai Daerah Terdepan/Kawasan Perbatasan di laut berdasarkan Perpres no.33 Tahun 2015 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara di Provinsi Maluku, sehingga dari 111 Pulau Kecil Terluar, 122 Daerah Tertinggal, 187 Lokpri Daerah Perbatasan, usulan Pembangunan Jalan Trans Pulau Kei Besar oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara telah resmi ditetapkan sebagai Proyek Prioritas Nasional bersama 17 Pulau lainnya dalam Program Prioritas Jalan Trans pada 18 Pulau Tertinggal, Terluar dan Terdepan sepanjang 102 km sebagai tindaklanjut arahan Bapak Presiden yang dilaporkan dalam Sidang Kabinet Paripurna, tentang Penetapan Perpres tentang RPJMN 2020-2024 di Istana Negara tanggal 6 Januari 2020.

Mari bersama kita kawal perjuangan mulia ini. Maluku Tenggara adalah milik kita bersama. Kei Besar adalah milik kita juga.

Selamat untuk seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Kita tatap Maluku Tenggara yang lebih baik.

Salam hormat untuk perjuangan semua pihak di bawah komando Bapak Thaher Hanubun, Bupati Maluku Tenggara. (labesremetwa)

2 KOMENTAR

  1. Kita berharap agar kualitas jalan yg dibangun sesuai standar…sebab selama ini jalan yg dibangun di daerah itu hanya berupa hamparan kerikil trus disiram aspal cair atau apalah namanya trus dilapisi pasir, huh….dalam jangka 3 bulan aspalnya hancur…
    Saya sebagai masyarakat Kei besar berharap ada pengawasan ketat terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut agar masyarakat bisa sedikit menikmati “kemerdekaan”

  2. Semoga dapat dilaksanakan dengan baik, karena setiap saya pulang ke kampung halaman di sepanjang perjalanan saya temui jalanan yang sudah rusak dan tidak ada perbaikan, hal ini menggangu kenyamanan masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

KOMENTAR TERBARU