Kadinkes Aru: Tenaga Kesehatan Harus Fokus Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Aru dengan jumlah Puskesmas sebanyak 30 dan Pustu 44 yang tersebar di pulau-pulau kecil, membutuhkan tenaga kesehatan yang bukan hanya kompeten, tetapi juga berjiwa pengabdian tinggi.


Dobo, suaradamai.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru dr. Wati Gunawan, mengingatkan keberadaan tenaga kesehatan di Aru untuk mengabdi dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor kesehatan di Aru, dr. Wati menegaskan agar seluruh tenaga kesehatan tetap fokus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kalau tenaga kesehatan saja fokus untuk diri, tanpa adanya upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, akan menjadi satu kemubaziran. Karena kehadiran kita bukan hanya untuk semata-mata untuk diri kita, tetapi bagaimana kita bisa memberi untuk sesama kita,” ujar dr. Wati, Rabu (26/6/2025).

Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya integritas dan dedikasi tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas, terutama di wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur seperti Aru.

Bagi dr. Wati, Aru dengan jumlah Puskesmas sebanyak 30 dan Pustu 44 yang tersebar di pulau-pulau kecil, membutuhkan tenaga kesehatan yang bukan hanya kompeten, tetapi juga berjiwa pengabdian tinggi.

Dinas Kesehatan menilai bahwa kualitas layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan alat atau fasilitas, tetapi juga oleh komitmen dan profesionalisme SDM yang menjalankannya.

Namun di sisi lain, dr. Wati juga menyadari bahwa beban kerja dan tekanan di lapangan bisa membuat tenaga kesehatan kehilangan semangat. Oleh karena itu, pendekatan pembinaan, motivasi, dan insentif juga terus diperbaiki.

Dengan adanya sistem pelaporan berbasis aplikasi, penilaian kinerja bisa lebih transparan dan adil. Rencana penerapan presensi digital melalui aplikasi juga bertujuan menciptakan budaya kerja yang lebih jujur dan akuntabel.

Digitalisasi, meskipun menjadi tantangan, juga dianggap sebagai peluang untuk mempercepat perbaikan layanan. Namun, itu semua hanya akan efektif jika dibarengi dengan semangat pelayanan dari para nakes.

Dinas Kesehatan juga terus mendorong agar para kepala Puskesmas aktif membina dan memberi teladan kepada stafnya. Kolaborasi antar pegawai di tingkat UPTD sangat diperlukan untuk menjaga kualitas layanan secara menyeluruh.

Dengan fokus pada peningkatan derajat kesehatan, diharapkan masyarakat Kepulauan Aru bisa menikmati akses layanan yang setara, bermutu, dan berkelanjutan, meskipun berada jauh dari pusat-pusat layanan utama.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...

Bupati Kaidel: Panen Raya 2026 Jadi Motivasi Petani Aru Dukung Program Nasional

Bupati Kaidel mengatakan, panen raya ini menjadi momentum untuk...