Kanim I TPI Ambon Gelar Deklarasi Janji Kerja dan Pencanangan Zona Integritas

Deklarasi berlangsung di Aula Kantor Imigrasi (Kanim) I TPI Ambon, Selasa (31/01/2023).


Ambon, Saradamai.com – Imigrasi Kelas I TPI Ambon menggelar Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Deklarasi berlangsung di Aula Kantor Imigrasi (Kanim) I TPI Ambon, Selasa (31/01/2023).

“Pakta integritas ini telah dilakukan sejak 2018, disaksikan Forkopimda Provinsi dan Kota,” ungkap Kakanim Kelas I TPI Ambon, Abduraab Ely dalam sambutannya.

Dikatakan, Pakta integritas merupakan jati diri yang jika dikaitkan dengan semboyan, maka sudah pasti dilakukan saat apel atau kegiatan dalam pembaharuan PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif).

Bahkan, beberapa bulan yang lalu sudah ditambahkan oleh kementerian Hukum dan HAM yaitu, berakhlak.

“Yang dimaksud dengan PASTI yaitu Kerja Profesional, kerja Akuntabel, bertanggung jawab, Kerja berSinergi, kolaborasi, Kerja Transparan dan Kerja Inovasi atau perubahan-perubahan yang ditemukan oleh kita dalam rangka meningkatkan pembaharuan,” paparnya.

PASTI, lanjutnya, jika dikaitkan dengan jabatan dari masing-masing orang yang ada, itu harus benar- benar diimplementasikan kepada hal pelayanan publik.
Jadi Pakta Integritas, kenyataanya itu kita harus mempunyai jati diri untuk melaksanakan yang PASTI ini.

“Kerja di pelayanan kepada masyarakat harus PASTI. Profesional itu berarti tidak mendahulukan keluarga atau kerabat ketika membuat paspor, tapi profesional itu dilakukan secara umum tidak memilah-milah,” katanya.

“Akuntabel artinya bertanggung jawab, Sinergi artinya apapun yang kita kerjakan kalau tanpa kolaborasi, pasti tidak akan berjalan. Harus ada kolaborasi, baik internal maupun eksternal. Karena tugas-tugas kita itu saling berhubungan dengan, fungsional juga,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk Transparan, biaya-biaya yang ada harus dipajang didepan pelayanan sehingga pada saat masyarakat datang, mereka tidak bingung dengan biaya yang harus dikeluarkan, begitu juga dengan ruangan pelayanan itu juga yang mana harus transparan.

“Kemudian Inovatif itu tidak statis walaupun sedikit demi sedikit, tetapi kita harus merubah tingkah laku. Jadi sekarang kita harus bersiap-siap untuk berinovasi dan diharapkan PASTI ada di mindset semua pegawai di Kanim Ambon,” tandasnya.

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...