Ketua DPRD Tual Sebut Festival Met Ev Tahayad II Berikan Makna Persatuan

Kedua, melalui kegiatan festival tersebut kearifan lokal yang ada dapat disuguhkan kepada para pengunjung. Hal ini memiliki nilai yang sangat dalam dan berarti.


Tual, suaradamai.com – Kegiatan Festival Met Ev Tahayad II dilaksanakan bertempat di pantai Kuber, desa Tayando Yamru, Kecamatan Tayando Tam, Minggu (24/10/21), mendapat respon baik dari berbagai kalangan, termasuk ketua DPRD Kota Tual.

Ketua DPRD Kota Tual, Hasan Syarifudin Borut menilai, Festival Met Ev Tahayad memiliki makna pemersatu bagi masyarakat. Momentum tersebut merupakan momen untuk meningkatkan sektor pariwisata daerah. Sehingga dukungan oleh pemerintah daerah maupun setiap instansi sangat tepat untuk dilakukan.

“Melalui kegiatan ini, pertama, memupuk rasa persatuan di antara kita. Kita tahu betul hari ini para undangan, peserta dan para pengujung berbondong-bondong datang ke sini dengan lancar yang menunjukan kerja sama setiap pihak berjalan baik,”jelas Borut.

Kedua, melalui kegiatan festival tersebut kearifan lokal yang ada dapat disuguhkan kepada para pengunjung. Hal ini memiliki nilai yang sangat dalam dan berarti.

“Kita dapat menyaksikan bagimana kehidupan masyarakatnya, adat-istiadatnya, dan puncaknya adalah kegiatan Met Ev atau menikam ikan saat pasang surut yang sudah ada sejak leluhur kita dulu. Hal ini perlu dijaga dan dilestarikan,”Pungkasnya.

Dia berharap, kedepan, segala masalah infrastruktur yang ada baik itu listrik, air, dan jaringan, di dalam keterbatasan yang ada, akan didorong dan diperjuangkan ke depan sehingga menjadi lebih baik lagi bukan hanya untuk suksesi objek wisatanya, tetapi demi masyarakat yang ada di sana.

Diketahui, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut pemerintah Kota Tual telah bekerja sama dengan PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Tual menyediakan dua kapal ferry dan jadwal pelayaran untuk melayani pengunjung di kegiatan tersebut.

Alhasil, pengunjung atau wisatawan Festival Met Ev di pantai Kuber membeludak hingga mencapai lebih dari 800 orang.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU