Direncanakan 2023 mendatang, KKBMM akan menggelar kongres orang Maluku sedunia.
Ambon, suaradamai.com – Ketua Umum BPP KKBMM Djamalluddin Koedoeboen melantik sebanyak 84 Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (BPW-KKBMM) Provinsi Maluku, Jumat (30/10/2020).
Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan 006-001/SK-BPW-Maluku-BPP-KKBBM/VIII/2020.
Djamalluddin, yang ditemui sejumlah media usai pelantikan menjelaskan bahwa KKBMM baru hadir di tiga daerah di Indonesia, yakni DKI Jakarta, Kota Bau Bau dan Provinsi Maluku.
Meski demikian, selaku Ketua Umum pihaknya berharap, KKBMM dapat menjadi wadah bagi semua Ormas di Maluku dan Masyarakat Maluku.
Dikatakannya bahwa hal tersebut sebelumnya sudah pernah dibicarakan dengan Gubernur Maluku, dan itu merupakan sebuah harapan besarnya, yang mana semua ormas di Maluku wajar memiliki sebuah wadah atau payung organisasi.
Koedoeboen menambahkan, saat ini KKBMM sedang membuat satu program untuk yang berkaitan dengan penyediaan tenaga kerja di bidang keamanan. Yang mana program ini, KKBMM akan melatih pemuda-pemuda Maluku yang siap untuk bekerja.
“Kita akan bekerja sama dengan Menhan dan TNI-Polri untuk nantinya dapat melatih per tahunnya 100 pemuda Maluku yang siap bekerja di mana saja, khususnya bidang keamanan,” kata dia.
Djamalluddin harap, Menhan, Kapolri dan Panglima TNI menyetujui hal tersebut agar dapat dilaksanakan. “Memang KKBBM bukan segalanya, tapi paling tidak, KKBBM ada untuk bisa melakukan segalanya bagi masyarakat Maluku,” cetusnya.
Direncanakan 2023 mendatang, KKBMM akan menggelar kongres orang Maluku sedunia.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Maluku, Murad Ismail menyampaikan selamat kepada pengurus KKBMM Provinsi Maluku yang baru dilantik.
Dia berharap, KKBMM Provinsi Maluku dapat menjalankan tugas dan amanat dari organisasi ini. Dan yang terpenting, kata Gubernur, eksistensi KKBMM merupakan modal sosial dalam pembangunan di daerah ini untuk mendorong kolaborasi dan saling percaya antar masyarakat.
Dia juga meminta, KKBMM dapat menjaga kelestarian dan kekeluargaan sebagai sesama anak Maluku. Dan juga menjadi dan menjaga kerukunan orang basudara, serta bisa menjadi sahabat bagi semua.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BPW-KKBMM Provinsi Maluku, Franky Nikijuluw mengatakan, KKBMM harus menjadi rumah besar masyarakat Maluku.
Kehadiran KKBMM untuk mengajak semua komponen masyarakat Maluku dan membangun Maluku secara bersama-sama.
“Jangan berpikir ‘ale atau beta’ tapi katong samua sebagai masyarakat yang terbuka dan toleran dengan berbagai suku, budaya dan agama,” tutupnya

Editor: Labes Remetwa





