Kolaborasi Website Desa untuk Aru Mendunia, Kepala BPS: Bukan Hanya Visi tapi Realisasi

Website desa ini merupakan program kolaborasi antara Pemkab Aru dalam hal ini Diskominfo, Badan Pusat Statistik, dan Tim Aru Muda.


Dobo, suaradamai.com – Program Website Desa di Kabupaten Kepulauan Aru baru-baru ini diluncurkan di sejumlah desa.

Desa Karangguli merupakan desa pertama yang diluncurkan website desanya untuk menjadi role model bagi desa-desa lain di Kepulauan Aru.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Aru, George Reinold Loupatty mengatakan, keberadaan website desa ini menjadi bagian dari proses bisnis statistik, yaitu tahapan dari seminasi statistik yang memudahkan untuk seluruh konsumen data.

“Baik secara lokal, akademisi, maupun secara dunia internasional pun bisa melihat langsung bagaimana kondisi dari setiap desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Aru,” ungkap George melalui keterangan resminya, disiarkan Kominfo Aru, dikutip Selasa (9/9/2025).

Ia menjelaskan, website tersebut juga terintegrasi dengan Baku Kele Kalesang Desa Pake Data yang merupakan instrumen yang dipakai dan sudah dilakukan pembinaan kepada seluruh desa.

“Data dari Baku Kele ini terintegrasi dan menjadi penyajian juga di dalam web desa ini,” tuturnya.

Ia mengatakan, pihaknya sangat mendukung dan mendorong hingga semua desa dapat menghasilkan web desa.

“Ujung terkahir daripada ini, mimpi untuk melihat Aru mendunia itu bukan lagi sesuatu yang hanya visi misi tetapi itu menjadi sesuatu yang sudah terealisasikan,” paparnya.

BPS, kata George, sangat mendukung dan berharap kolaborasi akan terus jalan dengan pemerintah daerah melalui Dinas Kominfo, PMD, hingga pihak-pihak terkait serta bupati.

Sementara itu, Ketua Tim Aru Muda Maju, Caesar Johan Soenarjo menambahkan, website desa dapat membuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa, sehingga kebutuhan-kebutuhan desa dapat diketahui oleh pemerintah daerah dan juga pemerintah pusat.

“Karena di era digitalisasi ini semua dapat kita akses melalui website desa,” ucapnya.

Sehingga dengan adanya website desa, kata Caesar, dapat membantu pemerintah daerah ketika presentasi di pemerintah pusat untuk kendala-kendala dan bantuan dari pusat, sehingga bisa tersalurkan ke desa-desa dengan tepat sasaran.

“Dengan adanya website desa ini, realisasi dan keadaan yang ada di desa sendiri dapat tersampaikan dan dilihat secara publik,” imbuhnya.

Caesar berharap, website desa ini terus dapat berkembang dan dimanfaatkan dengan benar agar ke depannya aktivitas yang ada di desa semua dapat tersalurkan dan tersampaikan.

“Sehingga sinergitas antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dapat sinkron,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Timotius Kaidel menegaskan bahwa website desa ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi besar “Aru Mendunia” melalui program digitalisasi desa yang berbasis data terintegrasi.

Program kolaborasi antara Pemkab Aru dalam hal ini Diskominfo, Badan Pusat Statistik, dan Tim Aru Muda ini didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, dan juga berdasarkan Surat Bupati Nomor 500.12/337 tanggal 15 Mei 2025, program desa digitalisasi menjadi inisiatif strategis untuk mempercepat pembangunan berbasis data yang akurat dan transparan.

Diketahui, desa-desa yang telah memiliki website, yaitu Desa Karangguli, Ujir, Gaimar, Kalar-kalar, Namara, Jambu Air, Mesiang, dan Kabalsiang.

Bupati Kaidel meminta para camat dan kepala desa untuk lebih serius, karena program ini ditargetkan tuntas pada tahun 2025.

Dan di tengah effisiensi anggaran, website desa ini sangat penting sebab tidak lagi mengeluarkan anggaran besar untuk memonitor secara fisik.

“Kita Kabupaten Kepulauan Aru di tengah-tengah effisiensi keuangan negara, kebijakan pemerintah pusat ini. Kita harapkan dengan diluncurkannya website desa ini membuat kita punya rentan kendala dan semua potensi-potensi desa itu kita bisa tampilkan dengan website desa ini. Terutama infrakstruktur dan sumber daya alam kita ini bisa lebih mudah,” ucap Kaidel.

Sehingga website desa bisa memonitur semua aktivitas masyarakat desa, aktivitas pemerintah desa, unsur kesehatan, pendidikan, dan sumber daya alam dalam waktu yang singkat dengan biaya yang sangat murah.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Kepulauan Aru.


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...