Kunjungan Gubernur ke Aru Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah

Bupati Kaidel mengatakan, kunjungan ini untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah Provinsi Maluku dengan Kabupaten Kepulauan Aru.


Dobo, suaradamai.com – Hari kedua kunjungan kerja Gubenur Maluku, Hendrik Lewerissa di Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (19/9/2025).

Bupati Timotius Kaidel dan Wakil Bupati Muhammad Djumpa menerima gubernur di kantor bupati dan selanjutnya mengikuti pertemuan  bersama pimpinan OPD, Instansi Vertikal, Ormas dan Organisasi Masyarakat di Aula BPKAD.

Gubernur juga mengunjungi Gereja Katolik Sta. Maria de Fatima Dobo dan menandatangani prasasti peresmian. Juga berkunjung ke gereja Bethel Dobo.

Ia juga meninjau Pelabuhan Perikanan Belakang Wamar.

Bupati Kaidel mengatakan, kunjungan ini untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah Provinsi Maluku dengan Kabupaten Kepulauan Aru.

“Semoga kunjungan ini makin memperkuat kolaborasi Pemda dan Pemprov Maluku guna pembangunan daerah ke depan,” ucap Kaidel sekaligus membagikan momen tersebut di Facebook pribadinya.

Sebelumnya, Gubernur Hendrik berkunjung ke Benjina, Kecamatan Aru Tengah untuk meresmikan Teras Pelayanan Publik, sebuah terobosan yang diharapkan menjadi pintu masuk layanan dasar yang lebih mudah diakses masyarakat.

Melalui teras pelayanan ini, warga bisa mengurus administrasi kependudukan, mengakses layanan kesehatan, hingga mendapatkan berbagai bantuan sosial dengan cepat dan gratis.

“Pelayanan publik adalah hak fundamental setiap warga negara, dan kewajiban pemerintah untuk menyediakannya secara mudah, cepat, terjangkau, dan berkualitas,” ujar Hendrik.

Ia mengakui, kondisi geografis Kepulauan Aru yang terpencil membuat pelayanan publik masih menghadapi banyak tantangan, jarak, biaya, dan keterbatasan infrastruktur.

Hal ini berdampak pada sulitnya pemenuhan hak-hak administratif, kesehatan, dan sosial masyarakat.

Karena itu, kehadiran Teras Pelayanan Publik di Benjina bukan hanya sekadar fasilitas, melainkan jawaban nyata atas kerinduan masyarakat terhadap pelayanan yang lebih dekat dan manusiawi.

“Wajah pelayanan publik harus kita ubah dari yang berbelit-belit, lamban, dan sarat pungli, menjadi pelayanan modern, bersih, efisien, dan ramah,” ujarnya.

Gubernur juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi pemerintah dan partisipasi masyarakat untuk menciptakan layanan publik yang profesional dan terpercaya.

Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menjadi motor penggerak dalam membuat terobosan-terobosan pelayanan yang lebih efektif.

“Tanpa kondisi ini, kita tidak akan pernah menjadi daerah yang maju. Aspirasi masyarakat harus menjadi arah kebijakan pembangunan. Karena itu, saya harap teras pelayanan ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat Aru Tengah,” imbuhnya.

Gubernur juga terkesan dengan kemandirian masyarakat Aru usai menyaksikan langsung hasil karya BUMDes Urai Uni dari Desa Namara yang mampu mengolah udang menjadi terasi udang, oleh-oleh khas Benjina yang mulai mendapat perhatian pasar.

“Beta kagum dengan kerja keras masyarakat. Dari laut, mereka tidak hanya menjual hasil tangkapan, tapi mampu mengolahnya menjadi produk bernilai tambah. Inilah wajah ekonomi rakyat yang sesungguhnya,” ucapnya.


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Kepulauan Aru


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...

Bupati Kaidel: Panen Raya 2026 Jadi Motivasi Petani Aru Dukung Program Nasional

Bupati Kaidel mengatakan, panen raya ini menjadi momentum untuk...