“Festival tutup sasi hari ini bukan sekadar upacara seremonial. Ini adalah momentum refleksi, bagaimana masyarakat Kei, khususnya Ohoi Taar telah ikut menjaga ekosistem perairan kita, dan bagaimana tradisi ini terus relevan di tengah tantangan zaman modern,” kata Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra.
Tual, sudaradamai.com – Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra mewakili Wali Kota Akhmad Yani Renuat, menghadiri prosesi pemasangan Sasi di Teluk Un, Ohoi Taar, Tual, Maluku, Sabtu (13/12/2025).
Prosesi adat ini menandai larangan pengambilan hasil laut di wilayah tersebut sebagai bentuk kearifan lokal dalam menjaga kelestarian sumber daya laut.
Sasi ini akan dibuka kembali pada bulan Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Rumra menyampaikan melalui sasi, leluhur mengajarkan disiplin, kebersamaan, serta rasa hormat terhadap anugerah Tuhan.
“Festival tutup sasi hari ini bukan sekadar upacara seremonial. Ini adalah momentum refleksi, bagaimana masyarakat Kei, khususnya Ohoi Taar telah ikut menjaga ekosistem perairan kita, dan bagaimana tradisi ini terus relevan di tengah tantangan zaman modern,” kata Rumra.
ia juga menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para tetua adat, soa dan seluruh masyarakat Ohoi Taar yang terus mempertahankan tradisi ini.
“Pemerintah akan selalu mendukung pelestarian budaya lokal, termasuk melalui program penguatan ekonomi masyarakat pesisir, pariwisata budaya, serta perlindungan lingkungan,” ujarnya.
Rumra pun berharap, festival tutup sasi menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya kearifan lokal.
“Kami berharap kiranya festival ini dapat mendorong pariwisata budaya yang berkelanjutan di Kota Tual, serta menguatkan persatuan melalui nilai adat ain ni ain yang menjadi fondasi kehidupan orang kei,” pungkasnya.
Editor: Labes Remetwa





