Selasa, September 29, 2020
Beranda Pariwisata Meminimalisir Ganguan Kamtibmas, Brimob Sambang Tempat Wisata

Meminimalisir Ganguan Kamtibmas, Brimob Sambang Tempat Wisata

AMBON- Potensi Gangguan Kamtibmas di Indonesia akan selalu ada dan menimpa masyarakat dikarenakan adanya kesempatan para pelaku untuk melancarkan aksinya sehingga masyarakat sangat membutuhkan kehadiran aparat Kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman dari gangguan Kamtibmas seperti yang rutin dilaksanakan oleh anggota jajaran Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Maluku berupa kegiatan Patroli Sambang Kamtibmas.

Team Patroli Sambang Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Maluku melaksanakan Patroli ke kawasan Wisata Pantai Natsepa Desa Suli Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, Selasa ( 15/09/20 ) dengan memberikan himbauan kepada Masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan akan potensi gangguan Kamtibmas seperti tindak kriminalitas yang sering terjadi di kawasan wisata sehingg dapat merugikan masyarakat terutama wisatawan yang berkunjung.

Komandan Kompi 1 Batalyon A Pelopor Brimob Polda Maluku Iptu Noer. Saleh mengatakan bahwa “Brimob Kompi 1 Batalyon A Pelopor selalu diterapkan oleh dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dari Potensi Gangguan Kamtibmas dengan melaksanakan Patroli Sambang Kamtibmas di Kawasan Wisata yang rawan akan Tindak Kriminalitas dengan sasaran para Wisatawan yang berkunjung”.

“diadakannya Patroli sambang Kamtibmas dengan tujuan menjaga situasi Kamtibmas selalu aman dan kondusif menjadi rutinitas kami.

Iptu Noer. Saleh juga menambahkan “Dengan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh personil kami dilapangan ini diharapkan bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat” pungkasnya di akhir pembicaraan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi !!