Para tokoh adat dan tokoh pemuda di Teluk Bintuni mengimbau masyarakat untuk menjaga Kamtibmas dan tidak terprovokasi pasca-insiden pemukulan dan pemalangan yang terjadi pada 27 Agustus lalu.
Bintuni, suaradamai.com – Para tokoh adat dan tokoh pemuda, baik dari Tujuh Suku Teluk Bintuni maupun suku-suku dari Sorong Raya, mengimbau seluruh masyarakat di Tanah Sisar Matiti untuk menjaga situasi Kamtibmas.
Imbauan ini disampaikan sebagai upaya untuk menjaga kerukunan dan mencegah konflik berkepanjangan, terutama yang dipicu oleh insiden pemukulan dan pemalangan yang terjadi pada 27 Agustus lalu.
Imbauan tersebut datang dari sejumlah tokoh, antara lain Ketua Umum Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tujuh Suku Teluk Bintuni, Marthen Wersin; Ketua Forapelo Teluk Bintuni, Agustinus Orocomna; Tokoh Pemuda Tujuh Suku, Siprianus Yerkohok; Kepala Suku Maybrat, Yoseph Asmuruf; Kepala Suku Imeko, Simson Beyete; dan Ketua Masyarakat Binasket Teluk Bintuni, Dominggus Suabey.
Imbauan Kamtibmas ini diisiniasi oleh Polres Teluk Bintuni. Dalam pernyataan yang sama, seluruh tokoh tersebut mengajak masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam seleksi penerimaan CPNS tahun 2024 dan menjaga keamanan serta ketertiban di daerah.
“Untuk permasalahan pemukulan telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui musyawarah dan mufakat. Jangan mudah terprovokasi dengan adanya isu-isu atau berita yang belum tentu kebenarannya,” ujar para tokoh dalam imbauannya, Sabtu (30/8/2025).
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat Teluk Bintuni agar bersama pihak keamanan untuk menjaga Kamtibmas di Kabupaten Teluk Bintuni. Kita di Teluk Bintuni, semua bersaudara. Mari kita bangun Teluk Bintuni dengan hati yang sejuk dan tetap jaga persatuan dan kesatuan,” pungkas mereka.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni





