“Saya kira terhadap kondisi jembatan yang ambruk beberapa bulan lalu, sampai hari ini sepertinya pemerintah baik provinsi dan kabupaten mulai menutup mata,” ujar Plt. Ketua Pemuda Katolik Komcab Malra Izaak Ignatius Setitit.
Langgur, suaradamai.com – Ketua Pemuda Katolik Anak Cabang (Komac) Manyeuw Wilayah Debut, Veronika Mey Jamco, menagih janji pemerintah soal pembangunan ulang Jembatan Rumadian-Dian Darat di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku.
Sebagai representasi pemuda dan masyarakat setempat, Jamco menyampaikan rasa kecewa dan keresahan yang mendalam terhadap ketidakjelasan rencana pembangunan jembatan penghubung Kecamatan Manyeuw dan Kecamatan Hoat Sorbay itu.
“Saat jembatan ambruk banyak wartawan, media, pemerintah dan DPRD bereaksi. Bahkan ada yang langsung turun ke lokasi, ada juga yang keluarkan statement (pernyataan) di media terkait keprihatinan mereka,” ungkap Jamco, Minggu (27/7/2025).
“Tapi sampai dengan saat ini tidak ada tindak lanjut dan tindakan nyata untuk bisa membantu kami warga di sini. Kami tidak butuh janji, kami butuh kepastian. Jangan biarkan masyarakat terus menunggu tanpa arah,” tambah Jamco.
Jamco mengatakan, ambruknya jembatan tersebut sangat mengganggu aktivitas perekonomian dan pendidikan. Sebab jembatan itu dimanfaatkan sebagai akses ke pasar dan ke fasilitas pendidikan di kota.
Sementara itu, Plt. Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Maluku Tenggara, Izaak Ignatius Setitit, juga mendesak Pemerintah Provinsi Maluku dan Anggota DPRD dari Dapil Maluku Tenggara, agar segera mencari solusi atas persoalan tersebut.
“Saya kira terhadap kondisi jembatan Rumadian yang ambruk beberapa bulan lalu, sampai hari ini sepertinya pemerintah baik provinsi dan kabupaten mulai menutup mata,” ujar Setitit.
Sebagai tindaklanjut, Pemuda Katolik bakal melakukan audiensi dengan pemerintah daerah. Salah satu agendanya akan membahas terkait kejelasan perbaikan/pembangunan jembatan tersebut.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Maluku Tenggara





