Petuah Adat Tabuh Genderang Perang untuk Menangkan Bormasa-Serin

Saumlaki, Suaradamai.com – Genderang ‘perang’ terhadap lawan politik pasangan calon Adolof Bormasa – Hendrikus Serin dibunyikan petuah adat empat serangkai di Kecamatan Tanimbar Utara. Pada Selasa (24/09/2024), mereka telah menyematkan nama kebesaran untuk calon bupati Adolof Bormasa.

Penyematan tersebut menandai komitmen masyarakat adat di kawasan Tanimbar Utara untuk memenangkan pasangan calon Adolof Bormasa dan Hendrikus Serin pada Pilkada Kepulauan Tanimbar 2024.

“Pemberian nama kebesaran ‘Meladawan Tnebar’ kepada pak Bormasa dan ‘Meladawan Iwarin Tnebar’ kepada istrinya sekaligus kami negeri 4 Serangkai nyatakan komitmen dan doakan secara adat hanya untuk Paslon dengan jargon BARSI BRO dan tidak diberikan kepada Paslon lain,” kata petua adat Desa Lelingluan, Elieser Urat.

Adapun pasangan nomor urut 1 pada Pilkada Kepulauan Tanimbar 2024 ini melakukan kunjungan di kawasan negeri adat Tanimbar Utara pada Selasa (24/9/2024). Kehadiran rombongan mendapat penyambutan hangat dari tokoh adat dan massa pendukung.

Pantauan suaradamai, ada sekitar 2.500 pendukung memadati Jembatan Leta Owar Laran untuk memberikan penyambutan adat kepada Bormasa -Serin.

Setelah dari situ, rombongan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Lapangan Tavulu Banulu yang terletak di pusat Kota Larat.

Saat tiba, dilakukan prosesi adat lengkap, termasuk acara pengukuhan adat Paslon Bormasa-Serin. Pengukuhan dilakukan juga  kepada ratusan tim koordinasi kecamatan, serta tim pemenangan Bormasa-Serin se-kecamatan Tanimbar Utara.

Selanjutnya, Bormasa-Serin bersama rombongan menuju Lapangan Penheringan di Pelabuhan Larat untuk melakukan deklarasi Damai.

Adapun para tetua adat dari tiga desa lain yakni Amud Ratcina tetua adat Desa Ritabel, Mesak Sairlela tetua adat Desa Ridol dan Roni Koli tetua adat Desa Watidal hadir dalam kesempatan tersebut.

Editor: Gery Ngamel

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Molo Sabuang untuk Karawai-Dosinamalu disaksikan Bupati Kaidel dan Masyarakat Aru

Bupati Kaidel mengembalikan keputusan adat ini kepada Dewan Adat...

Legislator Roland Kasihiw: PDIP Berdiri Teguh Bersama Rakyat, Tolak Pilkada Lewat DPRD

"PDI perjuangan menolak Pilkada dipilih oleh DPRD, karena kedaulatan...

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...