Polikant-TNI AL Tual Jajaki Kerja Sama Latihan Menyelam

Polikant punya instruktur selam internasional yang siap melatih personil TNI Angkatan Laut (Lanal) Tual.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) akan melatih sejumlah personil TNI Angkatan Laut (Lanal) Tual dalam waktu dekat.

“Atas arahan Komandan Lanal, anggotanya ke sini (Polikant). Kita diminta untuk melatih mereka (latihan selam),” kata Ketua Polikant Diving Club (PDC) Jusron A. Rahajaan, Senin (4/3/2024).

Menurut Rahajaan, personil TNI memang sudah mendapat pengenalan selam pada masa awal menjadi anggota TNI, khususnya terkait combat diving atau selam untuk tempur/perang. 

Namun, untuk selam rekreasi, advance selam, rescue maupun dive master itu harus melalui proses pelatihan yang berbeda. Tingkatan-tingkatan ini yang belum dilalui oleh personil Lanal Tual.

Sebab itu, PDC akan melakukan pelatihan, mulai dari selam rekreasi. Selam, menurut Rahajaan, punya resiko tinggi, bisa berakibat sakit permanen atau bahkan meninggal. Karena itu memang harus dilatih dari tingkatan bawah.

“Nanti setelah mereka punya log selam lebih dari 25 kali menyelam, dengan penyelaman yang memenuhi syarat, maka baru bisa dilatih lagi untuk tingkatan advance diver untuk bisa bekerja di bawah air,” tambah Rahajaan.

Soal jumlah TNI yang akan dilatih belum diketahui pasti. Namun, sekitar lima personil sudah mengunjungi markas PDC untuk melakukan komunikasi awal dan pengenalan alat selam.

Pelatihan, lanjut Rahajaan yang juga menjabat Ketua POSI Maluku Cabang Tual itu, baru bisa jalan setelah ada kesepakatan formal antara kedua pihak. Menurut Rahajaan, hal itu akan dilakukan setelah lebaran.

Selain melakukan pelatihan, Polikant Diving Club juga diminta untuk bantu menginspeksi dan memperbaiki alat selam Lanal, serta dan memberi pendapat, saran, terkait dengan pengadaan peralatan selam di Angkatan Laut.

Untuk diketahui, PDC sendiri sudah punya lebih dari 100 penyelam profesional dengan berbagai tingkatan, mulai dari advance, rescuer, dive master, bahkan instruktur internasional ada di Polikant.

“Kapasitas SDM di Polikant sudah jauh dari memadai untuk membuat pelatihan kelas internasional,” pungkas Rahajaan.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...