Polikant Tual Peringati Hardiknas 2026, Dorong Peningkatan Infrastruktur dan Kompetensi Dosen

Dalam momentum tersebut, Direktur Polikant menegaskan komitmennya untuk menuntaskan sejumlah program prioritas yang telah dicanangkan sejak awal masa kepemimpinannya. Ia menyampaikan bahwa persoalan mendasar seperti ketersediaan air bersih kini telah berhasil diatasi.


Langgur, suaradamai.com — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) menggelar upacara bendera Merah Putih di pelataran kampus. Seluruh civitas akademika dan mahasiswa mengikuti upacara dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan, mengenakan pakaian batik sebagai simbol identitas nasional dan komitmen terhadap dunia pendidikan.

Direktur Polikant, Usaman Madubun, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan lima kebijakan strategis pemerintah di sektor pendidikan. Fokus utama diarahkan pada pembangunan, revitalisasi, dan digitalisasi infrastruktur pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan memadai.

“Amanat ini menegaskan bahwa kualitas pembelajaran sangat ditentukan oleh kesiapan sarana dan prasarana. Lingkungan fisik yang layak adalah fondasi penting bagi lahirnya generasi unggul,” demikian kutipan amanat yang dibacakan di hadapan peserta upacara.

Dalam momentum tersebut, Direktur Polikant menegaskan komitmennya untuk menuntaskan sejumlah program prioritas yang telah dicanangkan sejak awal masa kepemimpinannya. Ia menyampaikan bahwa persoalan mendasar seperti ketersediaan air bersih kini telah berhasil diatasi.

“Program pertama adalah bagaimana supaya air bersih yang selama ini menjadi kendala bisa diselesaikan. Kita bisa mengalirkan air langsung kedalam ruang – ruang kelas kita, kedalam ruang gedung – gedung kita, kedalam kamar mandi kita. Dan itu Alhamdulillah, sudah terlaksanakan. Walaupun belum sempurna tetapi itu sudah bisa di manfaatkan saat ini.” ujarnya.

Ia melanjutkan, program kedua adalah peningkatan sistem penerangan kampus agar aktivitas akademik tetap berjalan optimal, termasuk pada malam hari.

“Saat ini penerangan jalan umum di sekitar gedung sudah dilaksanakan, hanya bagian belakang gedung yang masih dalam proses penyelesaian,” tambahnya.

Sementara itu, program ketiga yang tengah digenjot adalah penyediaan akses internet yang memadai di lingkungan kampus.

“Tahun ini kita lanjutkan kembali. Insya Allah dalam 1–2 hari ke depan sudah bisa dipasang,” ungkapnya optimistis.

Tak hanya infrastruktur, amanat Menteri juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan, khususnya dosen sebagai ujung tombak pembelajaran. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada peran dosen sebagai teladan, agen pembelajaran, sekaligus pembentuk peradaban.

Menanggapi hal itu, Direktur Polikant menekankan pentingnya peran dosen dalam membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa.

“Saya berharap kita di Politeknik pun sebagai dosen dan pendidik bisa memberikan teladan dan contoh bagi anak-anak asuh kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, amanat tersebut juga menggaris bawahi upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan melalui layanan yang lebih inklusif, mudah, dan fleksibel. Salah satu langkah strategis yang didorong adalah pengembangan pendidikan jarak jauh, terutama bagi mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi, geografis, maupun kondisi sosial lainnya.

Dalam konteks pendidikan tinggi, kebijakan ini sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang mendorong penerapan pendidikan jarak jauh, khususnya bagi mahasiswa pada semester lanjut.

Di akhir sambutannya, Direktur Polikant menyampaikan harapan besar terhadap mahasiswa baru yang akan bergabung. Ia menekankan pentingnya kontribusi generasi muda dalam mendukung kemajuan institusi dan pembangunan daerah berbasis sektor kelautan dan perikanan.

“Diupayakan agar mahasiswa yang masuk pada tahun ini dan tahun – tahun kedepan memenuhi harapan dan target kita,”ujarnya.

Peringatan Hardiknas 2026 ini menjadi momentum strategis bagi Polikant untuk terus berbenah, memperkuat infrastruktur, serta meningkatkan kompetensi dosen demi mewujudkan pendidikan vokasi yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri perikanan nasional.

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

LNG Tepis Isu Ketidakberpihakan terhadap Tenaga Kerja Lokal

"Perlu kami tegaskan, 28 tenaga kerja yang ditahan di...

Wawali Tual Tegaskan Pendidikan Kunci SDM Unggul

“Pendidikan adalah proses yang dilaksanakan dengan tulus, penuh kasih...

May Day 2026 di Ambon: KSBSI Gelar Kegiatan Sosial, Pilih Jalur Solusi Bukan Demo, Dapat Apresiasi Pihak Keamanan dan Pemprov

Ambon, suaradamai.com – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI)...