Dalam praktik, mahasiswa dituntut untuk melakukan splicing dengan kecepatan tinggi dalam waktu singkat.
Langgur, suaradamai.com – Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan (Prodi TPI) Politeknik Perikanan Negeri Tual melakukan praktik splicing atau latihan menganyam tali-temali, kepada mahasiswa yang akan magang pada industri di Maluku Tenggara dan Kota Tual.
Praktik dilaksanakan di Laboratorium Fishing Ground, Selasa (16/3/2021). Ini merupakan proses pembekalan guna mematangkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. Sehingga mereka lebih siap ketika berhadapan dengan dunia kerja.
“Sebenarnya ini adalah materi praktik semester I, namun karena mereka ini sementara persiapan magang, maka kita mengulang kembali. Praktek splicing ini sangat dibutuhkan ketika kita bekerja di kapal perikanan dan kapal niaga. Dari situlah kita berinisiatif untuk mengajarkan teknik ini kepada mahasiswa. Tekniknya pun beragam, mulai dari membuat simpul mata sampai menyambung tali yang putus,” papar teknisi laboratorium Evert Tehupeiory.
Evert menambahkan, dalam praktik, mahasiswa dituntut untuk melakukan splicing dengan kecepatan tinggi dalam waktu sempit. Hal itu dia tekankan karena berdasarkan pengalaman kerjanya di kapal troll.
“Ketika kapten kapal menginstruksikan untuk splicing dalam waktu yang singkat, maka pekerjaan itu harus selesai, agar aktifitas menjaring kembali dilakukan,” tutur Evert.
Editor: Labes Remetwa
Baca juga:





