Rayu Investor, Maluku Tenggara Beri Kemudahan Izin Investasi

“Contohnya Alfamidi. Kami hanya mengeluarkan izin. Tidak ada pungutan apa-apa,” kata Kadis PMPTSP Malra Sarah Far-Far.


Langgur, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memberikan kemudahan izin investasi bagi investor yang ingin menanamkan modal atau berinvestasi di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun dalam sambutannya pada Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bidang Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu se-Provinsi Maluku, yang diselenggarakan di Aula Kantor Bupati Malra, Senin (7/3/2022).

Menurut Bupati, investasi adalah penggerak ekonomi suatu daerah. Sehingga dalam masa pemerintahannya, ia ingin menciptakan iklim investasi yang kondusif untuk menarik investor.

Iklim investasi di Malra, kata Thaher, sudah diupayakan melalui sejumlah langkah. Langkah tersebut antara lain, mengeluarkan izin secara cepat, menyiapkan peta potensi investasi daerah, dan pemerintah daerah membantu pembebasan lahan bagi investor.

“Kemudahan yang kami berikan bagi investor yang masuk ke sini, “tidak usah bayar apa-apa”. Kemudahan 6 bulan sampai 1 tahun tidak usah bayar apa-apa,” ungkap Bupati.

“Yang utama bagi saya adalah anak-anak saya harus kerja. Karena dengan bekerja, perputaran uang akan ada di sini,” imbuh Bupati menjelaskan manfaat kehadiran investor.

Meski investor yang akan masuk tidak dikenakan biaya selama 6 bulan sampai 1 tahun, Bupati menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan pengawasan yang ketat. Hal itu untuk mencegah penyalahgunaan kemudahan yang telah diberikan oleh daerah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Malra Sarah Far-Far menambahkan, kemudahan izin investasi seperti yang disampaikan bupati sudah dituangkan dalam sebuah peraturan bupati.

“Investor yang mau investasi di sini, jangan kita persulit. Hari ini urus surat, hari ini pun langsung kelar, mau izin apapun,” ungkap Sarah.

“Contohnya Alfamidi. Kami hanya mengeluarkan izin. Tidak ada pungutan apa-apa,” imbuh Sarah mencontohkan.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU