Satgas Angkutan Laut Periksa Tiga Kapal Nelayan Asal Muara Angke

Dansatgas Angkutan Laut GTPP Covid-19 Tual I. G. P. Wisnawa menerapkan sistem penjagaan ketat terhadap 80 kru kapal nelayan itu.


Tual, suaradamai.com – Satuan Tugas Angkutan Laut Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tual memeriksa tiga kapal nelayan asal Muara Angke, Jakarta Utara di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tual, Kamis (2/7/2020).

Pemeriksaan ini dalam rangka memastikan kondisi kesehatan kru kapal guna memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Tual dan Maluku Tenggara. Juga dilakukan pemeriksaan dokumen kapal yang akan beroperasi di Laut Arafura itu.

Tim Satgas menerapkan protokol pencegahan penanganan Covid-19 yang ketat terhadap kru KM. Indah Maju Bersama 05, KM. Indah Maju Bersama 06, dan KM. Indah Maju Bersama 07: menyediakan tempat cuci tangan, menyemprotkan disinfektan, memeriksa suhu tubuh, memeriksa dokumen hasil rapid test, dan mengambil data diri.

Hasil pemeriksaan suhu tubuh terhadap 80 awak kapal itu masih dalam kondisi normal: suhu tertinggi 36,6 derajat celsius dan suhu terendah 34,0 derajat celsius. Surat rapid test lengkap dan non reaktif. Dokumen kapal juga dinyatakan lengkap.

Komandan Lanal Tual yang juga sebagai Dansatgas Angkutan Laut GTPP Covid-19 Tual I. G. P. Wisnawa menjelaskan pihaknya mengizinkan kapal nelayan masuk atas dasar aturan pemerintah pusat. Meski begitu, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan yang maksimal. “Tanpa rapid test, saya tidak akan mengizinkan masuk,” tegasnya.

Orang nomor satu TNI AL Tual itu menambahkan, pihaknya juga menjaga agar para nelayan itu tidak bersosialisasi dengan masyarakat setempat. “Nanti di sini (PPN Tual) anak buah saya, enam orang, akan berjaga bergiliran. Sistem jaga per empat jam. Dua orang bersenjata bergiliran per empat jam,” imbuhnya.

Besok tiga kapal nelayan ini akan meninggalkan Dermaga PPN Tual langsung menuju fishing ground atau area penangkapan ikan.

Editor: Labes Remetwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU