Selasa, September 29, 2020
Beranda Pendidikan STIS Tual Dorong Mahasiswa agar Tidak Hanya Jadi Pencari Kerja tetapi Juga...

STIS Tual Dorong Mahasiswa agar Tidak Hanya Jadi Pencari Kerja tetapi Juga Pencipta Lapangan Kerja

STIS Mutiara Tual punya ambisi besar untuk masuk dalam 5 besar kampus terbaik wilayah Kopertis XII.


Langgur, suaradamai.com – Program Studi Ilmu Pemerintahan, Sekolah Tinggi Ilmu-ilmu Sosial Tual, menggelar Semiloka di Aula STIS Tual pada Sabtu, (29/8/2020).

Ketua Yayasan Mutiara Langgur Silvius Reyaan, usai pembukaan kegiatan, kepada media ini menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tuntutan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pendidikan Tinggi. Tujuannya untuk melihat kembali mata kuliah yang sudah ekspair atau tidak berlaku, dengan menggantikan mata kuliah tambahan agar bisa menjawab kebutuhan lembaga dan tuntuntan kebutuhan daerah.

“Karena itu dengan adanya kegiatan ini sangat penting untuk menentukan arah ke depan Program Studi ini seperti apa, terutama mahasiswa-mahasiswa jebolan dari sini. Tuntutan utama adalah tidak ansi untuk menjadi PNS tapi juga diharapkan kelak menjadi sarjana yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Pembukaan kegiatan ini dilakukan secara virtual oleh Pakar dari Unpatti Ambon, Dr. Hengki Patemokai. Dia memberikan arahan di awal kegiatan bahwa perlu untuk dilihat kembali mata kuliah yang dianggap sudah tidak relevan lagi. Serta menambah mata kuliah baru sesuai tuntutan zaman.

Kegiatan Semiloka ini juga dihadiri beberapa stakeholder, dari pemerintah daerah diwakili Kepala Bappeda Malra, beberapa Kepala Ohoi, alumni dan para mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan dan para Dosen dari Prodi Ilmu Pemerintahan. Mereka semua saling bertukar pikiran demi pengembangan STIS terutama program Studi Ilmu Pemerintahan ke depan.

Ketua Yayasan Mutiara ini mengatakan bahwa pihaknya punya ambisi untuk STIS kembali mendapat peringkat pada tahun 2021 nanti. Sebelumnya STIS pernah mendapat peringkat 12 untuk wilayah Kopertis XII, dan kali ini pihaknya akan berupaya semaksimal mungking agar STIS masuk dalam 10 besar bahkan 5 besar.

Disinggung soal aktivitas di Sekolah Tinggi ini, orang nomor satu Yayasan Mutiara dan Sekolah Tinggi ini mengatakan bahwa aktivitas di Yayasan maupun perguruan tinggi normal, bahkan terdapat 98 beasiswa yang diluncurkan ke sekolah Tinggi. Bukan hanya itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Malra juga sudah membantu dua orang dari STIS untuk mengambil magister dan satu orang untuk mengambil gelar Doktor.

Silvius berharap, melalui kegiatan-kegiatan serta semua bantuan yang diluncurkan ke STIS, lebih memacu semangat untuk meningkatkan kualitas baik dari para Dosen maupun mahasiswa, agar para sarjana dari STIS siap dipakai di mana saja dan juga siap menciptakan lapangan pekerjaan.

“Dan cita-cita besar saya adalah rumah biru menjadi tempat untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan, karena itu rumah biru terus dibenahi. Semoga program doktor cepat berjalan agar rumah biru selalu menjadi tempat untuk orang-orang mencari ilmu,” tutupnya.

Editor: Labes Remetwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi !!