Sukun Goreng Putri Angkasa, Oleh-Oleh Khas Ambon Yang Wajib Dicoba

“Mereka juga mengajarkan kita trik-trik  dalam berbisnis. Salah satunya adalah kita harus membuka diri untuk menerima masukan dan kritikan,”ujarnya.


Ambon, suaradamai.com – Jika berkunjung ke Ambon, Tak lengkap kalau belum mencoba Sukun Goreng Putri Angkasa. Panganan andalan restoran Putri Angkasa sejak 1978 ini, selalu menjadi oleh-oleh wajib yang dibawa dari Ambon ke berbagai kota di Indonesia.

Betapa tidak, Sukun Goreng Putri Angkasa menjadi panganan wajib bagi tamu VIP maupun VVIP ketika berkunjung maupun transit di bandara Pattimura Ambon.

Rasa yang khas dan tak pernah berubah, merupakan resep Oma Banda, panggilan akrab pemilik Putri Angkasa untuk nenek tercinta.

“Sukun Goreng Putri Angkasa ini resepnya dari Oma saya dari pihak mama, yang kami panggil Oma Banda,”ungkap Evie Noya, pemilik generasi kedua restoran Putri Angkasa.

Saat ini sukun goreng Putri Angkasa telah mengembangkan produknya dengan menghadirkan sukun stik dan sukun gula merah. Kemajuan sukun Goreng Putri Angkasa ini menurut Evie,  tidak terlepas dari binaan Bank Indonesia.

“Kami bisa semakin dikenal dan menjadi besar, berkat binaan Bank Indonesia sejak 2 tahun lalu,”akunya saat pameran Gernas BBI #AromaMaluku di lapangan upacara Polda Chr Tahapari-Tantui Ambon, Senin (29/11/2021).

Lebih lanjut Ia mengatakan, BI juga  mengajarkan untuk mengembangkan bisnis ini secara resmi melalui karya kreatif Indonesia yang tiap tahun diadakan khusus oleh Bank Indonesia

“Mereka juga mengajarkan kita trik-trik  dalam berbisnis. Salah satunya adalah kita harus membuka diri untuk menerima masukan dan kritikan,”ujarnya.

Dia mengaku, pegawai BI yang sudah tidak bertugas di Ambon, masih tetap rajin memesan sukun goreng Putri Angkasa, dan membuat komunitas Sukun Goreng Putri Angkasa di Jabodetabek.

Saat ini, sukun goreng Putri Angkasa sudah masuk penjualan digital melalui Shopee dan Tokopedia.

“Kalau sukung  frozen selalu kita buat baru dan tahan pada  temperatur ruangan 24 jam, atau bisa di simpan 180 hari atau 6  bulan jika disimpan di freezer,”terangnya.

Editor: Petter Letsoin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU