Uningrat Tual Telurkan 122 Wisudawan Angkatan Terakhir Era Sekolah Tinggi

Ada orasi ilmiah terkait aktivitas PT. Batulicin Beton Asphalt (BBA) di Kei Besar dalam rangkaian wisuda Uningrat Tual tahun ini.


Langgur, suaradamai.comUniversitas Doktor Husni Ingratubun (Uningrat) Tual kembali menelurkan lulusan melalui Wisuda ke-19 Tahun 2025 yang digelar di Grand Villia Hotel, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, Senin (1/12/2025).

Sebanyak 122 wisudawan resmi dikukuhkan dalam prosesi tersebut. Para wisudawan berasal dari tiga Program Studi (Prodi), yakni Prodi Ekonomi Pembangunan, Manajemen, dan Ilmu Hukum.

Wisuda tahun ini menjadi momen bersejarah karena merupakan angkatan terakhir mahasiswa yang masuk saat institusi masih berstatus sekolah tinggi, sebelum resmi berubah menjadi universitas pada 2022.

“Hari ini kami melaksanakan wisuda ke-19 dan berhasil meluluskan 122 wisudawan. Ini adalah angkatan terakhir sebelum Sekolah Tinggi berubah menjadi Universitas,” ujar Rektor Uningrat Tual Dr. H. B. Saleh Ingratubun.

Rektor berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

“Kami punya harapan besar untuk wisudawan ini agar memberikan kontribusi positif kepada pembangunan daerah,” katanya.

Terkait prospek kerja, Rektor menyebut bahwa lulusan dari ketiga program studi yang diwisuda masih sangat relevan dengan kebutuhan saat ini.

“Produk lulusan dari Ekonomi Pembangunan, Manajemen, dan Ilmu Hukum masih relevan dengan kebutuhan pasar. Mereka punya peluang besar, tapi harus adaptif dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Sebagai informasi, wisuda ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra, Kepala LLDikti Wilayah XII Maluku–Maluku Utara Dr. Jantje E. Lekatompessy, serta Ketua Yayasan Muhammad Thaha Dr. H. M. Husni Ingratubun.

Dalam rangkaian wisuda tersebut juga digelar orasi ilmiah yang disampaikan oleh Wakil Rektor III Uningrat Tual Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Dr. Barbalina Matulessy.

Orasi ilmiah mengangkat tema Antropologi Hukum di Wilayah Kepulauan, dengan studi kasus relasi hukum adat dan negara dalam aktivitas PT. Batulicin Beton Asphalt (BBA) di Kei Besar.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kota Tual


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...

Bupati Kaidel: Panen Raya 2026 Jadi Motivasi Petani Aru Dukung Program Nasional

Bupati Kaidel mengatakan, panen raya ini menjadi momentum untuk...