Upaya Penurunan Angka Kemiskinan, PKB Minta Kenaikan Dana Desa

“Kami percaya kenaikan DD dapat menangkal kemiskinan ekstrim.” ungkapnya.


Ambon, suaradamai.com – Salah satu upaya menurunkan angka kemiskinan dimulai dari desa ke kota, jika sudah tercukupi kesejahteraan di pelosok maka arus urbanisasi dengan sendirinya dapat ditekan.

Oleh sebab itu. PKB sedang memperjuangkan peningkatan alokasi dana desa dari sekitar Rp 1 miliar per desa menjadi Rp 5 miliar.

Hal tersebut diungkapkan. Wakil Ketua Fraksi Pembangunan Bangsa DPRD Maluku Ruslan Hurasan, Senin (29/5/2023).

“Kami percaya kenaikan DD dapat menangkal kemiskinan ekstrim.” ungkapnya.

Dijelaskan Wakil ketua PKB Maluku tersebut. Sebagaimana implementasi Undang-Undang desa tahun 2015-2022 telah membawa dampak yang baik dan kualitas pembangunan sumber daya manusia makin meningkat.

Kami memandang dengan kenaikan DD, Lanjut Hurasan bisa menjadi sektor pengelolaan ekonomi baru bagi masyarakat, tentunya akan ada banyak program pemberdayaan yang akan terus digalakkan.

“Kemandirian ekonomi kemasyarakatan, pendamping terhadap UMKM agar tetap dapat melahirkan inovasi baru, dengan sendirinya menekan angka pengangguran.” imbuhnya Direktur pilpres PKB Maluku ini.

Untuk itu, dirinya menekankan PKB sudah membuat perhitungan hati-hati dan matang tentang ini. besaran anggaran negara kita cukup untuk menyokong kenaikan dana desa.

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...