Rabu, September 30, 2020
Beranda Covid-19 Update Covid-19 Malra: Secara Administrasi Zona Kuning, Secara Faktual Zona Hijau

Update Covid-19 Malra: Secara Administrasi Zona Kuning, Secara Faktual Zona Hijau

Sesuai data Tim Pakar Gustu Covid-19 nasional, ada kasus positif virus corona di Malra.


Langgur, suaradamai.com – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penananganan Covid-19 Malra dr. Ketty Notanubun mengklarifikasi penetapan status zona kuning covid-19 Kabupaten Maluku Tenggara.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Gustu Covid-19 Malra telah menyampaikan keberatan terkait penetapan zona ini ke provinsi dan pusat.

“Tim Gugus Tugas Covid-19 Malra telah mendapatkan informasi dari BNPB Pusat selaku Gustu Covid-19 Nasional maupun Tim Pakar bahwa bahwa memang benar ada kasus Covid-19 di Malra (secara administrasi),” ungkap dr. Ketty saat konferensi pers, Rabu (10/6/2020).

Kasus pasien yang tekonfimasi positif Covid-19 tersebut ternyata merupakan kasus yang terjadi di Kepulauan Tidore, Provinsi Maluku Utara. Ketika mengikuti prosedur pengambilan swab atau pelaporan swab, hal utama yang harus diinput adalah Nomor Induk Keluarga (NIK). Ketika didata, alamat pasien yang terkonfirmasi itu berasal dari Maluku Tenggara.

Dengan demikian, secara administrasi Maluku Tenggara terhitung mempunyai satu pasien postif Covid-19.

“Hasil swab pasien tersebut merupakan pasien yang ke 178, saat ini berada di Kepulauan Tidore, Provinsi Maluku Utara,” jelas dr. Ketty.

dr. Ketty menambahkan, masyarakat Maluku Tenggara tidak perlu khawatir sebab Malra secara administarsi zona kuning namun faktanya masih zona hijau atau tidak ada kasus positif virus corona di Bumi Larvul Ngabal.

Editor: Labes Remetwa

1 KOMENTAR

  1. Waktu kasus pasien 01 di Ambon… orang tersebut adalah warga pendatang dari Bekasi/Jakarta untuk mengikuti kegiatan di Ambon… dan dicatat sebagai Kasus positif Covid 19 di Maluku bukan di Jakarta/Bekasi… mengapa yg di Tidore tercatat sebagai Kasus di Maluku Tenggara??????

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

KOMENTAR TERBARU