Wakil Ketua DPRD: Perlu Pengawasan Ketat terhadap Dana Hibah Rumah Ibadah

Rahawarin menilai, anggaran hibah ke rumah ibadah membebankan APBD ketika dana tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik.


Langgur, suaradamai.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Yohanis Bosko Rahawarin menegaskan, perlu ada pengawasan yang ketat terhadap alokasi dana hibah untuk pembangunan rumah ibadah.

Menurut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, alokasi anggaran hibah untuk rumah ibadah ini ternyata cukup membebani APBD Malra. Sebab, ada rumah ibadah yang sudah digelontorkan anggaran memadai, namun bangunannya belum juga rampung.

“Jadi membebani APBD karena itu, dana sudah turun tapi bangunan belum selesai. Akhirnya nanti dianggarkan kembali lagi. Ini yang membebani APBD. Karena uang yang ada bukan hanya untuk hibah, tapi ada sektor lain juga,” jelas wakil rakyat dua periode itu, Rabu (20/7/2022).

Menurut Rahawarin, anggaran hibah untuk pembangunan rumah ibadah semakin meningkat. Tahun 2021 sebesar sekitar Rp20 miliar, naik menjadi Rp20 miliar lebih pada tahun 2022.

Rahawarin mengapresiasi Pemkab Malra karena telah memperhatikan pembangunan rumah ibadah dengan mengalokasikan anggaran yang fantastis.

Tetapi di sisi lain, Rahawarin menilai, anggaran yang diberikan tidak diawasi dengan baik sehingga sebagian rumah ibadah belum rampung. Padahal sudah menggunakan dana yang besar.

“Ada pembangunan beberapa rumah ibadah tidak sesuai dengan harapan. Itu kami temukan saat reses dan pengawasan,” tutur Rahawarin.

Legislator Dapil I Kei Kecil dan Manyeuw itu memperikarakan, sekitar 30 persen pembangunan rumah ibadah tidak sesuai harapan.

“Secara keberhasilan, saya pikir masih lebih ya (banyak yang berhasil). Tapi ada beberapa, sekitar 30 persen, yang menjadi catatan,” terang Rahawarin.

Kondisi inilah yang menjadi perhatian bagi Rahawarin untuk mengevaluasi pengalokasian dana hibah tahun 2023 mendatang. Ia akan melakukan pengawasan ketat mulai dari mekanisme pemberian rekomendasi sampai pada proses pembangunan.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU