“Kami jamin semua rumah yang terbakar akan dibangun kembali. Koordinasi sudah dilakukan bersama Kodim. Rencananya, Rabu ini pembangunan mulai dikerjakan,” jelasnya.
Ambon, suaradamai.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa serta seluruh pihak, termasuk TNI-Polri, yang telah menjaga kondusifitas aksi demonstrasi di Kota Ambon. Ia menilai penyampaian aspirasi dengan tertib, aman, dan damai merupakan wujud nyata dari praktik berdemokrasi yang sehat.
“Terima kasih kepada TNI-Polri dan semua pihak. Demonstrasi di Kota Ambon bisa berjalan aman dan damai. Ini kebanggaan kita semua, karena aspirasi bisa disampaikan tanpa mengganggu ketertiban,” ujar Bodewin, Senin (1/9/2025).
Menanggapi tuntutan mahasiswa terkait dampak konflik yang mengakibatkan sejumlah rumah terbakar, Bodewin menegaskan pemerintah telah menyiapkan langkah nyata. Ia memastikan pembangunan kembali rumah warga akan segera dilakukan, meski sempat tertunda karena aksi demonstrasi.
“Kami jamin semua rumah yang terbakar akan dibangun kembali. Koordinasi sudah dilakukan bersama Kodim. Rencananya, Rabu ini pembangunan mulai dikerjakan,” jelasnya.
Selain itu, Pemkot Ambon bersama Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah juga tengah mengupayakan penyelesaian konflik secara menyeluruh. Salah satunya melalui gagasan menjadikan Hunuth dan Laha sebagai negeri Pela Gandong, ikatan kekerabatan tradisional khas Maluku.
“Kami ingin ikatan Pela Gandong tidak sekadar narasi, tapi harus diaktualisasikan dalam kehidupan bersama. Pemerintah hanya menggagas, masyarakatlah yang akan memutuskan,” tambahnya.
Bodewin juga berterima kasih kepada Gubernur Maluku yang telah menyalurkan bantuan Rp1 miliar untuk mendukung pemulihan pascakonflik. Dana tersebut akan digunakan membangun kembali rumah, kios, balai desa, hingga bengkel yang terdampak.
“Itu ketegasan pemerintah kota. Kami pastikan seluruh fasilitas masyarakat yang rusak dibangun kembali,” tegasnya.





