Pembentukan koperasi merah putih ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Aru, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
Dobo, suaradamai.com – Dengan langkah tegas dan komitmen kuat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru berhasil menjadi kabupaten pertama dari 9 kabupaten di Maluku yang tuntas 100 persen membentuk Koperasi Merah Putih di desa-desa.
Kesuksesan ini menjadi momentum bagi Pemkab Aru untuk mengawal Koperasi Merah Putih di desa-desa mencapai visinya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kepulauan Aru Primus Boby Let-Let mengatakan, pembentukan koperasi tersebut sudah selesai sejak dua minggu lalu.
“Dua minggu lalu kami sudah selesai. Tuntas 100 persen pembentukan Koperasi Merah Putih di Aru, baik dari sosialisasi, musyawarah desa khusus, dan penerbitan akta notaris,” ungkap Boby kepada suaradamai.com di ruang kerjanya, Selasa (24/6/2025).
Capaian tersebut juga menjadikan Aru sebagai daerah ketiga dari 11 Kabupaten/Kota atau di Provinsi Maluku yang menuntaskan program Presiden Prabowo itu, setelah Kota Tual dan Kota Ambon.
Menurut Boby, awalnya Aru diprediksi bakal terlambat karena memiliki 117 desa dan kondisi geografis yang menantang.
“Hanya dua desa yang bisa kita akses lewat angkutan darat. Sementara 115 desa lainnya harus diakses lewat laut. Yang mana butuh biaya cukup besar untuk bisa mengakses 115 desa tersebut,” kata Boby.
Kendati demikian, lanjut Boby, kondisi tersebut tidak menjadi hambatan. Dukungan dan ketegasan Bupati serta dukungan dari berbagai instansi yang terlibat, sangat mendukung percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di Aru.
“Faktor pendukung yang pertama sekali itu adalah dukungan dan ketegasan dari Bapak Bupati. Yang berikut bagaimana kami Dinas Koperasi selaku koordinator dapat merangkul dan menggerakan semua sumberdaya yang kita punya untuk bisa mencapai tujuan akhir yaitu pembentukan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kepulauan Aru,” ungkap Boby.
Ia menambahkan, dalam menyukseskan program ini, pihaknya didukung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para Camat, tenaga ahli P3MD, hingga pendamping desa.
“Itu teman-teman yang betul-betul aktif di lapangan untuk membentuk koperasi merah putih ini,” kata Boby.
Pembentukan koperasi merah putih ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Aru, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
Pemkab Aru akan terus mengawal program ini untuk mencapai visinya dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Editor: Labes Remetwa





