Legislator Malra Kritisi Pengelolaan Fasilitas Umum

Langgur, suaradamai.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Willibrodus Lefteuw mengkritisi pengelolaan beberapa fasilitas umum di wilayah kota langgur, Senin (10/5/2021).

Anggota Komisi III DPRD Malra itu menilai, taman Vatwahan, Taman Tabob, dan taman watdek perlu dibahas dan dikaji kembali oleh pemerintah daerah sehingga jika memungkinkan melibatkan pihak ketiga dalam pengelolaannya.

“Kalau bisa pemda libatkan pihak ketiga sehingga mampu memberikan penghasilan asli daerah (PAD). Tentunya pembangunan tersebut akan memberikan dampak yang jelas daripada ditelantarkan seperti itu,” tegas William.

Ketua Fraksi Gerindra itu juga menegaskan tentang, fasilitas umum lainnya yaitu lampu jalan yang telah dibangun namun cukup memprihatinkan.

“Kita lihat lampu jalan yang berada di perempatan debut hingga ke kolser, dan juga lampu jalan yang ada di jalan menuju bandara sudah banyak yang rusak. Ini perlu diperhatikan kembali,” jelas dia.

Diketahui, lampu jalan yang berada di perempatan debut menuju kolser sebanyak 66 tiang kini tersisa 14 buah lampu. Lampu tersebut dirusak oleh beberapa oknum tidak bertanggung jawab. Hal serupa terjadi untuk lampu jalan yang berada disepanjang jalan menuju bandara Ibra.

Menurut William, pemerintah perlu melihat hal tersebut  dan membuat suatu langkah misalnya memberikan anggaran operasional kepada ohoi Kolser untuk mengawasi fasilitas tersebut sehingga tidak dirusak.

“Untuk saat ini, lampu-lampu yang rusak perlu diperbaiki karena fasilitas tersebut sangat bermanfaat memberikan rasa aman bagi orang yang lewat pada malam hari. Hal tersebut sebagai dukungan pemerintah dalam memberikan atau menciptakan rasa aman bagia masyarakatnya,” Pinta dia.

Dia berharap masyarakat untuk sekiranya dapat menjaga fasilitas yang telah dibangun demi kebaikan bersama.

Editor: Petter Letsoin

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...