Langgur, Suaradamai. com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar kegiatan Forum Nasional Stunting (FNS) Tahun 2022.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Wakil Presiden RI Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma’ruf Amin tersebut dipusatkan di Hotel Shangri La Jakarta, Selasa (6/12/2022).
Pada kesempatan itu pula diberikan penghargaan Apresiasi dari BKKBN kepada Sepuluh Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten dan Kota).
BKKBN memberikan apresiasi kepada sepuluh pemerintah daerah atas partisipasinya menjadi pembicara praktik baik pada Webinar Series dengan tema Generasi Bebas Stunting yang diselenggarakan oleh BKKBN, Kementerian Dalam Negeri dan Tanoto Foundation.
Untuk diketahui, Seri Webinar Nasional ini melibatkan pemerintah daerah dari 514 kabupaten/kota baik sebagai nara sumber maupun peserta diskusi.
Webinar tersebut diselenggarakan dengan tujuan untuk membagikan pembelajaran antar daerah (peer to peer learning) terkait dengan program percepatan penuruan stunting
Adapun kategorinya yaitu Kelembagaan Yang Baik Dalam Meningkatkan Konvergensi Dari Daerah Sampai Ke Desa/Kelurahan, Visi Kepala Daerah Yang Tercermin Dalam Dokumen Rencana Dearah (Dokrenda) Dalam Upaya Penurunan Stunting, dan Pemanfaatan Data Sebagai Media Advokasi Percepatan Penuruan Stunting Di Daerah.
Kesepuluh pemerintah daerah penerima apresiasi tersebut yakni Provinsi Riau, Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Bireun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Sinjai, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Tulang Bawang dan Kota Bima
Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun menerima penyerahan penghargaan Apresiasi tersebut secara langsung oleh Kepala BKKBN Dr. (H.C), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K).
Penyerahan penghargaan apresiasi untuk tiap kategori :
Kategori pertama, (Aspek Kelembagaan Yang Baik) : Provinsi Riau, Kabupaten Deli Serdang, Kota Bima dan Kabupaten Maluku Tenggara.
Kategori kedua, (Komitmen Kepala Daerah dan Integrasinya Ke Dalam Dokrenda) : Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Bireun, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Sinjai.
Kategori ketiga, (Penguatan Manajemen Data Di Lapangan) : Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Tulang Bawang.
Baca juga:





