Gubernur Maluku Buka Konvenda VIII PKK Regio MAM

Dalam sambutannya,  Gubernur mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Konvenda VIII PKK Regio MAM ini. Dan juga selamat datang di  bumi raja-raja Kota Ambon, Provinsi Maluku.


Ambon, Suaradamai.com – Gubernur Maluku,  Murad Ismail membuka Konvensi Daerah (Konvenda) VIII Pembaruan Karismatik Katolik (PKK) Regio Makassar – Amboina – Manado, di Swiss-belhotel Ambon,  Kamis (28/09/2023). Pembukaan Konvenda VIII ini ditandai dengan pemukulan tifa.

Dalam sambutannya,  Gubernur mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Konvenda VIII PKK Regio MAM ini. Dan juga selamat datang di  bumi raja-raja Kota Ambon, Provinsi Maluku.

Dikatakannya, Konvensi Daerah (Konvend) VIII Pembaruan Krismatik Katolik (PKK) Regio Makassar- Amboina -Manado (MAM) merupakan momen strategis untuk membina kebersamaan serta persatuan para imam dan umat, untuk terus melayani dengan penuh semangat di tengah-tengah kehidupan gereja maupun masyarakat

“Dalam  realitas masyarakat yang makin kompleks, sangat dibutuhkan peran dan kontribusi agama, juga kerjasama dan solidaritas. Ibarat membangun sebuah rumah, maka pekerjaan pembangunan tersebut tidak dapat dikerjakan sendiri-sendiri, melainkan dilakukan dalam kebersamaan dan saling menopang satu dengan yang lain.

Artinya iman dan kepercayaan akan mengumpulkan Gereja Katolik untuk terus memberitakan kabar baik kepada seluruh ciptaan Tuhan, serta menghadirkan kebaikan bersama,”tandasnya.

Menurutnya, Konverda VIII  yang dihadiri oleh tiga wilayah Makassar, Amboina dan Manado ini merupakan satu kolaborasi strategis dalam lingkup wilayah Indonesia bagian timur.

Untuk itu dirinya berharap,  melalui konvensi daerah ini berbagai pengalaman iman maupun karya pastoral yang dilakukan akan terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu.

“Kemajuan itu tidak hanya pada aspek kuantitatif tapi  kualitatif juga  yang sangat dibutuhkan. Artinya kualitas iman  pada gembala dan umat akan semakin bertumbuh dan berbuah,”jelasnya.

Gubernur yakin dan percaya bahwa Konvensi daerah yang berlangsung di Kota Ambon ini ,akan memberi kesan yang manis untuk semua peserta, mengingat Ambon dan Maluku pada umumnya merupakan kota toleransi, kota  damai dan kota budaya. Mari kita sama-sama bergandengan tangan menghadirkan kemaslahatan bagi semua orang,”tutupnya.


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...