Genjot Produksi Teripang Taar, Polikant Bikin Pelatihan Pembuatan Pakan kepada Pembudidaya

Selama ini proses pemeliharaan teripang di Taar dilakukan dengan memberikan pakan seadanya. Sehingga mengakibatkan pertumbuhan teripang sangat lambat.


Tual, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) melalui Pogram Studi Teknologi Budidaya Perikanan (TBP) melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan tentang cara pembuatan pakan teripang bagi pembudidaya di Ohoi/Desa Taar, Kota Tual.

Pelatihan tersebut bertujuan mendukung proses budidaya sekaligus meningkatkan produktivitas teripang di ohoi/desa tersebut. Pasalnya, selama ini proses pemeliharaan dilakukan dengan memberikan pakan seadanya. Sehingga mengakibatkan pertumbuhan teripang sangat lambat.

Padahal, pembudidaya teripang di Desa Taar telah menjadikan teripang sebagai mata pencaharian dan sumber penghasilan mereka.

Kali ini, melaui program pengabdian kepada masyarakat, empat dosen Prodi TBP Polikant turun lapangan memfasilitasi pelatihan. Mereka adalah Mariana Y. Beruatjaan, Helena A. Sahusilawane, Diana Y. Syahailatua, dan Jakomina Metungun.

Keempat dosen melatih pembuatan pakan teripang berbahan dasar rumput laut jenis sargassum atau “wor” dalam bahasa lokal. Selain itu juga lamun atau “ubun”.

Teripang dan manfaatnya

Teripang pasir (Holothuria scabra) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Tingginya nilai jual teripang pasir disebabkan kandungan nutrisi dan manfaat teripang.

Dalam 100 gram teripang terdapat 60 kalori dan beragam nutrisi lain meliputi: 39,1 gram protein, 32,4 gram lemak, 3,5 gram karbohidrat, 96,4 miligram zat besi, 616 miligram fosfor, 499 miligram kalsium, 402 miligram kalium.

Selain itu, teripang juga diketahui mengandung beberapa jenis vitamin, seperti vitamin A dan vitamin B1, serta memiliki sifat antikoagulan, antitumor, antijamur, dan antioksidan..

Manfaat dari teripang adalah mengatasi penyakit arthritis, menurunkan kadar kolesterol darah, menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, menghambat pertumbuhan sel kanker, mempercepat penyembuhan luka dan  menjaga kesehatan fungsi hati.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...