Pasien Positif Covid-19 di Maluku Bertambah 14, Menjadi 50 Orang

Tim Gustu meminta agar masyarakat tetap tenang dan tak panik dengan penambahan kasus corona di Maluku.


Ambon, suaradamai.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Maluku menyatakan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah setempat bertambah 14 kasus dari sebelumnya 36 orang menjadi 50 orang.

“Kami kembali dapat tambahan 14 pasien terkonfirmasi positif COVID-19,” ujar Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang kepada awak media, di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (12/5/2020).

Menurut dia, 14 tambahan tersebut telah diketahui terpapar virus corona melalui hasil swab BTKLPP Ambon.

Adapun 14 orang tersebut terinci pasien 37 merupakan pasien rujukan dari RST insial LSF umur 22 tahun warga Kota Ambon seorang laki-laki, pasien 38 inisial GAS warga Ambon umur 22 tahun, pasien 39 inisial H warga Ambon umur 41 tahun, pasien 40 inisial ES warga Ambon umur 37 tahun seorang perempuan, pasien 41 inisial TL warga Ambon umur 23 tahun seorang perempuan, pasien 42 inisial MT rujukan dari RSU warga Kota Ambon umur 25 tahun, pasien 43 inisial ST rujukan dari RSU umur 44 tahun, pasien 44 inisial RT yang di LPMP umur 45 tahun seorang perempuan, pasien 45 inisial AK yang di LPMP umur 22 tahun seorang laki-laki, pasien 46 inisial TR di LPMP seorang perempuan umur 65 tahun, pasien 47 inisial FT di LPMP umur 39 tahun seorang perempuan, pasien 48 inisial FD umur 53 tahun seorang perempuan, pasien 49 inisial SU umur 51 tahun seorang laki-laki, pasien 50 inisial GT rujukan dari RSU umur 22 tahun seorang laki-laki.

Dengan tambahan 14 kasus baru tersebut, jumlah warga di Maluku yang positif COVID-19 ada 50 orang.

Dari 50 pasien COVID-19 tersebut, sebanyak empat orang meninggal dunia, 17 orang telah dinyatakan sembuh, dan 29 orang lainnya masih menjalani perawatan dan karantina.

Gustu meminta agar masyarakat tetap tenang dan tak panik dengan penambahan kasus corona di wilayah setempat.

Hal yang terpenting, kata Kasrul, warga diminta mengikuti protokol kesehatan, yakni selalu menerapkan hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan memakai sabun di air mengalir, tetap tinggal di rumah, menjaga jarak, dan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Data kemarin Senin (11/5/2020), ada 53 ODP kini menurun menjadi 52 ODP yaitu Kota Ambon 49 orang, Buru dua orang, Bursel satu orang. Sementara PDP 19 kini meningkat menjadi 21 PDP yaitu Kota Ambon 11 orang, Malteng lima orang, SBB sat orang, SBT satu orang, Buru satu orang, Bursel satu orang, Malra satu orang.

Editor: Labes Remetwa


17 orang dinyatakan sembuh, empat orang meninggal dunia.

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Molo Sabuang untuk Karawai-Dosinamalu disaksikan Bupati Kaidel dan Masyarakat Aru

Bupati Kaidel mengembalikan keputusan adat ini kepada Dewan Adat...

Legislator Roland Kasihiw: PDIP Berdiri Teguh Bersama Rakyat, Tolak Pilkada Lewat DPRD

"PDI perjuangan menolak Pilkada dipilih oleh DPRD, karena kedaulatan...

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...