70 Persen Lulusan P2TIM Teluk Bintuni Telah Terserap di Dunia Industri

Dalam acara pengukuhan 97 siswa-siswi angkatan ke-18 P2TIM, Selasa (19/8/2025), Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Teluk Bintuni Yohanis Manobi, menegaskan pentingnya peran P2TIM dalam menyiapkan tenaga kerja asli Papua untuk bersaing di sektor industri, khususnya migas.


Bintuni, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia lokal melalui keberadaan Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas (P2TIM).

Dalam acara pengukuhan 97 siswa-siswi angkatan ke-18 P2TIM, Selasa (19/8/2025), Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Teluk Bintuni Yohanis Manobi, menegaskan pentingnya peran P2TIM dalam menyiapkan tenaga kerja asli Papua untuk bersaing di sektor industri, khususnya migas.

“Keberadaan P2TIM merupakan sebuah langkah nyata dalam menyiapkan tenaga kerja lokal, khususnya anak-anak Papua, agar tidak hanya menjadi penonton dalam industri migas di daerah sendiri,” ujar Manobi dalam sambutan Bupati yang ia bacakan.

Manobi mengungkapkan bahwa hingga saat ini, P2TIM telah menghasilkan sebanyak 1.500 lulusan. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen telah terserap di berbagai sektor industri, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Ia juga memberikan dorongan kepada lulusan angkatan ke-18 agar tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kompetensi.

“Harapannya, pengukuhan ini bukan akhir, melainkan merupakan pintu masuk menuju dunia kerja yang profesional. Kita titipkan putra-putri terbaik Teluk Bintuni kepada para mitra industri untuk bersama membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adil, inklusif, dan berpihak pada anak negeri,” tambah Manobi.

Dari total 97 peserta yang dikukuhkan, 19 orang merupakan siswi jurusan Hospitality atau Perhotelan, sedangkan 78 lainnya berasal dari jurusan teknik seperti Electrical (Kelistrikan), Rigger (Juru Ikat), Pipefitter (Ahli Pipa), Welder (Juru Las), dan Scaffolder (Ahli Perancah).

Sementara itu, General Manager Petrotekno Kristianto Kesuma menegaskan, lulusan P2TIM telah dibekali tidak hanya dengan keterampilan teknis, tetapi juga sikap profesional yang siap pakai di dunia industri.

Pelatihan di P2TIM, kata Kristianto, tidak hanya menekankan keterampilan teknis, tetapi juga kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kerja sama tim. Semua aturan ketat yang dijalani siswa di sini adalah simulasi nyata dunia kerja.

Alumni P2TIM sebelumnya telah terbukti mampu menembus industri nasional maupun internasional. Untuk itu, Kristianto menekankan kepada lulusan agar berani mengambil setiap kesempatan kerja yang ada.

Acara pengukuhan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Kadis Perhubungan Victor E. Ririhena, Kadis Ketahanan Pangan Muhammad Saiful Adha, Kadis PMK Haris Tahir, Kadis Perindagkop dan UMKM Dominggus Patikawa, serta unsur TNI dan kejaksaan, termasuk perwakilan Kodim 1806/TB Lettu Cpt. Salvator Y. Teniwut, Pasintel Brigif 26GP Kapten Inf. Septyan Dwi Nuryadi, dan Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni Eka Padmahantara Anthonius.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...