Selain memiliki prospek pasar yang baik di dunia, Bupati Kaidel melihat kelapa sebagai salah satu sumber daya berkelanjutan yang harus digalakan sebagai bekal bagi generasi Aru kedepan.
Dobo, suaradamai.com – Pemerintah dan masyarakat Desa Wangel, Kecamatan Pulau-pulau Aru, menyambut baik program pengembangan kelapa atau dijuluki ‘pohon emas’ yang digagas Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel.
Gagasan ini kata Sekretaris Desa Wangel, Viona Sandra Halauwet, sangat bermanfaat untuk kesejahteraan petani ke depan, sehingga disambut baik semua pihak.
Apalagi mayoritas masyarakat Wangel juga adalah petani kelapa, selain pekerjaan multifungsi lainnya yakni nelayan, dan juga mengelola kebun sayuran dan ubi-ubian.
“Kami dari desa Wangel sangat antusias untuk menerima itu, dimana dapat mensejahterakan, khususnya petani untuk mengolah kelapa yang memang disampaikan oleh bapak Bupati Kepulauan Aru,” ucap Viona saat ditemui Suaradamai.com di Wangel, Sabtu (1/11/2025).
Menurutnya, pohon kelapa akan menunjang kesejahteraan petani.
Untuk itu, pemerintah desa mengalokasikan Rp.7.500.000 dari anggaran dana desa tahun anggaran 2025 untuk pengadaan bibit kelapa.
Bibit kelapa dibeli dari masyarakat desa sendiri dan ditanam oleh mereka juga dilahan masing-masing.
“Kami dari pemerintah desa itu membeli 1.500 buah kelapa dan itu dibagi untuk di desa induk dan di Dusun Marbali,” terang Viona.
Sementara itu, Kepala Urusan (Kaur) Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Ambrosius Amahuat, menjelaskan mekanisme penyalurannya.
“Untuk pengadaan pembibitan ini, 1 KK (kepala keluarga) dapat 20 bibit, lalu tanam di kebun. Kalau di Marbali masuk di kebun jemaat, 500 bibit yang di Marbali. Kalau di Wangel 1.000 bibit. Dihitung 50 KK,” ungkap Amahuat.
Ia menjelaskan, penyaluran bibit sudah dieksekusi pada Agustus lalu dan sudah mulai ditanam di lahan masing-masing.
Amahuat optimis, penanaman kelapa akan sangat bermanfaat untuk masa depan petani hingga anak cucu mereka.
Sebab katanya, pohon emas ini banyak keunggulan tak hanya dari buah, tapi dari berbagai aspek.
“Optimis untuk anak cucu di masa depan,” ucap Amahuat.
Sebagai informasi, Bupati Timotius Kaidel gencarkan terobosan di sektor darat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Jargaria melalui penanaman 10 juta pohon kelapa yang ditargetkan.
Selain memiliki prospek pasar yang baik di dunia, Bupati Kaidel melihat kelapa sebagai salah satu sumber daya berkelanjutan yang harus digalakan sebagai bekal bagi generasi Aru kedepan.
“Ini yang kedepan kita Kabupaten Kepulauan Aru melihat potensi itu. Kita mau kembangkan apa yang sudah pernah ada. Membangun dari sektor darat, tentang sistem ekonomi hijau, target kita kedepan, kita fokus untuk pembenahan perkebunan kelapa di Aru,” ujar Bupati Kaidel.
Sebab kelapa punya prospek yang sangat baik. Sebab, seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan, seperti sabuk, tempurung, daging, hingga ampas daging yang kini juga dijadikan tepung.
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Kepulauan Aru





